SuaraJogja.id - Pandemi Covid-19 hingga kini masih belum juga mereda. Meski demikian, vaksin Covid-19 menjadi titik terang di tengah pandemi ini. Tentu saja vaksin Covid-19 ini menjadi kabar baik bagi industri pariwisata.
Demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, seluruh staff dan karyawan Fave Hotel Kusumanegara telah menerima 2 tahap vaksin Covid-19. Suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua ini dilangsungkan pada Rabu (17/3/2021) di komplek Benteng Vredeburg Yogyakarta.
Kegiatan ini menandai seluruh staff dan karyawan Fave Hotel Kusumanegara telah selesai menerima serangkaian proses vaksin Covid-19. Pemberian vaksin ini juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah bagi pelaku industri pariwisata.
Sebagaimana diketahui, industri perhotelan merupakan salah satu garda depan bagi wisatawan saat berkunjung ke sebuah kota. Dengan staf dan karyawan yang telah menerima vaksin, pengunjung bisa merasa lebih aman saat berkunjung.
Tak hanya vaksinasi, Fave Hotel Kusumanegara juga memiliki langkah lain untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung. Hotel ini sudah mendapatkan sertifikat CHSE dari Kementrian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif Republik Indonesia.
Sertifikat CHSE merupakan tanda bahwa hotel ini sudah menerapakan protokol kesehatan berbasis Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) perhotelan dalam masa pandemi Covid 19.
Dalam penilaian tersebut, Fave Hotel mendapatkan rekomendasi memuaskan dengan memenuhi seluruh indikator dalam poin CHSE. Proses penilaian didasarkan pada 81 daftar persyaratan standar sanitasi dan hygiene dari Kemenparekraf RI.
"Fave Hotel Kusumanegara Yogyakarta, di bawah naungan Archipelago International, sangat berkomitmen bersama dengan pemerintah untuk mensukseskan program vaksinasi COVID-19," ungkap ungkap Kasanova Hermawan, Hotel Manager Fave Hotel Kusumanegara.
Kasanova juga berharap pemberian vaksin ini dapat menumbuhkan kepercayaan tamu yang datang ke Fave Hotel Kusumanegara maupan hotel lain di bawah naungan Archipelago International.
Baca Juga: Sasar Penduduk dan Pekerja Pariwisata, 3 Zona Hijau di Bali Siap Vaksinasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Duh! Nekat Gondol Gamelan di Kota Jogja, Polisi Tangkap Seorang Lansia Tuna Wisma
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026