SuaraJogja.id - Seorang pendaki ditemukan jongkok seorang diri di bawah pohon sambil menggigil kedinginan.
Ia ditemukan rombongan pendaki lain di Gunung Lawu pada suatu malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Agoes Agoes, yang menceritakan kejadian tersebut, mengungkapkan, malam itu rombongannya sampai di bawah pos 2 via Cemoro Sewu.
BACA UNGGAHAN SELENGKAPNYA DI SINI.
Baca Juga: Satu ELTE di Simpang Artos, Polres Magelang Maksimalkan 16 CCTV Lalu Lintas
"Suasana sudah gelap, gerimis juga tak berhenti. Lampu senter kami tiba-tiba menangkap sosok yg "ndepipis" di bawah pohon, menggigil kedinginan dan basah kuyup tanpa jas hujan," ungkap dia, seperti dituliskan akun @jejak_pendaki di Instagram, Senin (22/3/2021).
Saat ditanya, pemuda tersebut sambil meringis mengatakan bahwa kakinya cedera dan ditinggal rombongannya dari Magelang, yang beranggotakan delapan orang termasuk dirinya.
Agoes lantas menanyakan apakah pemuda itu masih kuat berjalan. Pemuda itu rupanya masih kuat, hanya saja ia berhenti karena tidak memiliki penerangan.
Akhirnya, ia berjalan pelan-pelan bersama rombongan Agoes sampai tiba di basecamp dengan selamat. Sesampainya di basecamp, Agoes dan teman-temannya membantu korban mencari rombongannya.
""Itu rombongan saya pak!!", kata dia sambil menunjuk beberapa anak muda yg sedang asyik menikmati nasi goreng, ngopi, udad-udud sambil tertawa-tawa. Saya paham, sambil ngelus dodo ndoro," tutup dia, kesal dengan perilaku rombongan pendaki yang terbiasa meninggalkan temannya sendirian.
Baca Juga: Pendaki Magelang Ditinggal Rekannya di Gunung Lawu, Kondisinya Drop
Unggahan tersebut pun mendapat beragam komentar dari warganet. Sama seperti Agoes, mereka juga menyesalkan sikap para pendaki yang tak setia kawan dengan anggota rombongannya sendiri.
Berita Terkait
-
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur 2025, Lengkap dengan Cara Belinya Lewat Online!
-
3 Jalur Alternatif Mudik ke Magelang Tanpa Macet dari Semarang, Jogja dan Purwokerto
-
Koar-koar Efisiensi, Mendagri Tito Sebut Dana Retret Rp13 M Bentuk Investasi: Kalau Gak Efisien Kasihan Rakyat
-
Retret Magelang Dilaporkan ke KPK, Mendagri Tito soal PT Lembah Tidar: Kami Tak Peduli Siapa Pemiliknya, Terpenting...
-
Dilaporkan ke KPK, Mendagri Beberkan Alasan Pilih PT Lembah Tidar Jadi Vendor Retret Kepala Daerah
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo