SuaraJogja.id - Belum lama ini beredar cerita mengenai seorang driver ojek online yang tengah memboncengkan ibu kandungnya. Saat itu kondisi jalan sedang hujan dan ada beberapa genangan air di jalan. Ketika sedang melintas dengan ibunya, pengemudi ini tidak sengaja membuat pengendara lain terkena cipratan air.
Merasa tidak terima, pengendara lain yang merupakan seorang pemuda ini memaki-maki driver tersebut. Bahkan, meski pengemudi itu dan ibunya sudah meminta maaf sampai memohon-mohon, pemuda ini tetap menghardik dengan mengeluarkan kata-kata kasar.
Pemuda itu juga memotret pelat nomor driver dan mengancam akan melaporkannya kepada perusahaan yang bersangkutan. Ibu dari driver ini lantas lanjut memohon-mohon agar kesalahan anaknya dimaafkan. Beberapa driver lainnya yang melihat kejadian tersebut ikut naik pitam.
Mereka merasa kesal melihat perlakuan pemuda itu kepada rekan driver dan ibunya tersebut. Awalnya, driver lain yang berada di TKP mengaku ingin menengahi, tetapi mendengar perkataan kasar dengan jari yang menunjuk-nunjuk ke arah sang ibu membuat mereka ikut naik pitam dan terlibat adu mulut.
Akibat dari peristiwa tersebut, wajah dan pelat nomor sepeda motor sport yang ditumpangi pemuda itu viral di media sosial. Berawal dari Facebook, cerita mengenai pemuda yang tak terima celananya basah ini beredar luas di media sosial. Banyak akun yang membagikan ulang cerita tersebut.
Setelah viral di media sosial, munculah akun diduga milik pemuda tersebut yang menyampaikan permintaan maaf. Ia menyampaikan permohonan maaf atas perkataannya saat terjadi adu mulut di Jalan Sudirman. Mengaku sudah berbaikan, ia ingin bertemu dengan ibu sang driver untuk memberikan klarifikasi dan meminta maaf secara langsung.
Setelah akun Facebook-nya beredar, diduga banyak warganet yang balik menyerang pemuda tersebut. Melalui akun Facebook-nya, pemuda ini meminta agar warganet berhenti merundungnya sebab ia sudah tidak mampu menghadapinya. Ia mengaku akan stres jika terus dirundung.
Sejak diunggah akun Instagram @infocegatansolo, Sabtu (27/3/2021), tangkapan layar cerita mengenai perseteruan driver dengan pemuda ini sudah disukai lebih dari 600 kali. Ada 200 lebih komentar yang ditinggalkan warganet, beberapa ikut merasa geram dengan tingkah pemuda tersebut.
"Nomnomam gapuk, abrakan kecipratan banyu wae heboh (Pemuda lemah, perkara terciprat air saja heboh-red)," tulis akun @valentina.febri****.
Baca Juga: Ojol Sujud Syukur usai Motornya yang Dicuri Ditemukan, Publik Terenyuh
"Lah lah. Lhaa aku wae tau kecipratan sak rai meneng wae lebaymen kowe mas. Wes minta maaf isih ngono (Aku saja pernah terciprat satu muka diam saja lebay sekali kamu mas. Sudah minta maaf masih seperti itu-red)," komentar akun @ikka_****.
"Manja!! Nak ra gelem kecipratan pas udan yo numpak jet pribadi (Manja kalau gak mau terciprat ya saat hujan naik jet pribadi-red)," tanggapan akun @affan_gaf***.
Sementara akun @rayya.wi**** mengatakan, "Aku tau mbiyen mlaku meh budal sekolah yo kecipratan mobil sragamku teles Kabeh tapi aku malah seneng, alesan ora mlebu sekolah (Aku juga pernah dulu jalan mau berangkat sekolah terciprat mobil seragamku basah semua tapi aku malah senang, alasannya enggak masuk sekolah-red)."
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Permudah Akses Uang Tunai, BRI dan GoPay Luncurkan Layanan Cardless Withdrawal
-
Eks Bupati Sleman Sri Purnomo: Jangan Sampai Menghukum Orang yang Tak Berdosa
-
Wacana WFA ASN untuk Efisiensi BBM Mengemuka, Pemda DIY Pertanyakan Efektivitas Kerja
-
Pledoi Sri Purnomo: Kuasa Hukum Tegaskan Tak Ada Persekongkolan dan Keuntungan Pribadi
-
Pameran Kuliner dan Kemasan Skala Internasional Siap Digelar di Jogja, Dorong Standardisasi Mutu