SuaraJogja.id - Belum lama ini, pemerintah sudah secara resmi menyatakan larangan terhadap aktivitas mudik yang akan dilakukan masyarakat pada hari raya Idul Fitri mendatang. Larangan itu berlaku mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Keputusan itu diambil dari rapat tingkat menteri (RTM).
Menanggapi hal terseut, selebgram sekaligus pebisnis, Arief Muhammad membuat surat terbuka kepada Presiden Jokowi melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, dituliskan bahwa surat itu ditujukan kepada presiden, keluarga di kampung halaman dan warga yang tidak mudik.
Sehubungan dengan kebijakan pemerintah yang melarang adanya aktivitas mudik, maka Arief dengan berat hati mengakui bahwa ia dan keluarga di kampung halaman belum bisa kembali bersua tahun ini. Ia merasa sedih karena masih belum bisa berjumpa sampai waktu yang belum ditentukan.
Ia berharap, keluarga yang sudah membaca surat tersebut dapat memaklumi keputusan yang sudah ditetapkan. Serta mendukung keputusan tersebut utuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan menjaga keselamatan masyarakat secara bersama-sama.
Guna mendukung kebijakan tersebut, Arief mewakili lapisan masyarakat meminta kepada pemerintah agar fakir kuota dan warga online yang telantar bisa dipelihara oleh negara. Selanjutnya, adalah pemerataan distribusi jodoh atau setidaknya adalah teman untuk bertukar dan berbagai perasaan.
Terakhir, Arief juga meminta jaminan terhadap sinyal agar tidak mengalami gangguan selama bulan Ramadhan maupun pada hari raya lebaran. Kepada pihak yang berwenang, Arief meminta subsidi kuota untuk warga yang tidak bisa mudik. Supaya tetap terjaga silaturahmi dengan keluarga di kampung.
Dalam rangka menjalani kehidupan di bulan yang suci, Arief menilai alangkah baikanya untuk meminimalisir cobaan utnuk diri sendiri. Surat terbuka itu ia sampakikan kepada presiden dengan keterangan mewakili masyarakat yang tidak bisa mudik khususnya Bintaro.
"Surat terbuka dari warga Bintaro," tulis akun @ariefmuhammad dalam keterangannya.
Sejak diunggah Rabu (31/3/2021), surat terbuka terhadapa larangan untuk mudi saat lebaran mendatang sudah disukai lebih dari 180 ribu kali. Ada dua ribu lebih komentar yang ditinggalkan warganet. Beberapa mengaku setuju dengan usul yang disampaikan Arief.
Baca Juga: Dapat 1 Miliar, Arief Muhammad Juara di Cabriolet Challenge!
"Pengen punya gubernur gini juga," tulis akun @manifestofutu****.
'Iya pak saya sekarat kuota pak. Padahal belom akhir tahun," komentar akun @mraf****.
"Ada ya orang seniat ini, sampe bikin surat segala," tanggapan akun @maheswara****.
Sementara akun @rizki**** mengatakan, "Kuota buat silaturahmi juga banyak pak, mengingat keluarga juga ada dimana mana."
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah