"[Nama] Burjo Bar itu yang keluar dari mulut aja sih tidak ada filosofis gitu. Ngomongnya gampang. Jadi kita main di tengah. Awalnya niat pengin bantu Gobang, sesungguhnya. Tidak ada niat apa-apa," tuturnya.
Yuda tidak menampik bahwa kehadiran Arya cukup berpengaruh dalam sistem hingga rencana bisnis burjo itu sendiri. Jika tadinya hanya untuk usaha iseng-iseng saja semenjak bergabungnya Arya bisnis burjo itu rencananya akan diperluas lagi.
"Sistem itu berubah setelah Arya masuk. Ya udah, kenapa enggak dibikin gede sekalian. Tadinya enggak, cuma buat usaha iseng-iseng aja. Pas Arya join, kenapa enggak kita bikin skala nasional aja yuk. Harapannya seperti itu," ujarnya.
Konsep milineal atau mengikuti tren menjadi daya tarik tersendiri dari burjo tersebut. Disampaikan Yuda, burjo ini tidak ingin menyajikan menu makanan yang terlalu tinggi bahkan cenderung berada di market bawah namun tetap menyuguhkan suasana nyaman saat berkunjung.
"Jadi kita tetap coba ikutin era tapi memang fokus ke market bawah, grassroad," tambahnya.
Dari segi menu yang ditawarkan nantinya pun tetap akan seperti burjo-burjo pada umumnya. Dengan sedikit tambahan menu minuman seperti kopi dan lain-lain.
"Makanan dari Rp7-15 ribu. Tempat kita bikin, mau laptopan nyamanlah. Kalau mau ke kafe mungkin agak pricey, bahkan toh ini setelannya, aura, atmosfernya seperti kafe, tapi harga burjo. Konsepnya itulah. Bikin kafe harga burjo, menu burjo," jelasnya.
Keputusan nekat Yuda membuka usaha di tengah masa pandemi Covid-19 ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, Yuda sendiri sudah memiliki titik terang dari pandemi yang masih berlangsung saat ini.
"Karena aku melihat ini sudah ada titik terang dari vaksin. Aku merasa masyarakat sebentar lagi akan balik lagi. Mungkin daya belinya pun akan dua kali lipat mungkin, dari normalnya. Jadi aku cukup optimis ya. Tinggal siap puasa dulu. Daripada pas udah normal aku, baru bikin itu aku rasa semua orang akan serentak bikin. Nanti akan kesulitan di tempat berebut market. Bukan berarti rugi, cuma masalah puasa enggak ambil untung aja. Yang penting prepare untuk yang the worst skenario," paparnya sambil menyeruput kopi.
Baca Juga: Disebut Sedang di Puncak Ketenaran, Amanda Manopo Malah Merasa Kacung
Burjo yang buka sekitar pertengahan Maret lalu tersebut memang baru di Yogyakarta saja.
Status urgensi dalam membantu rekannya yang memang menjadi landasan utama lahirnya burjo ini. Bahkan kata Yuda, bisnis burjo ini adalah 50 persen bisnis dan 50 persen lainnya merupakan sedekah.
"Jadi memang buka Burjo Bar ini kayak sebuah kebetulan banget. Aku orangnya hobi Indomie ya, jadi tuh sebenernya sengaja kayak gini. Jadi kayak punya tukang masak Indomie. Biar bisa makan Indomie gratis gitu aja. Sesederhana itu aja," kata Yuda bercanda.
Saat ini Yuda tengah mencari tempat di Jakarta untuk mengembangkan Burjo Bar. Menurutnya, paling lambat seusai Lebaran tahun ini, Burjo Bar sudah akan buka di Jakarta.
Arya Saloka dan fenomena bisnis artis
Yuda menuturkan, Burjo Bar memang ikut terciprat market atau pembeli dari Arya yang notabene adalah ibu-ibu penggemarnya di sinetron Ikatan Cinta.
Berita Terkait
-
Sinopsis Ikatan Cinta 2 April 2021: Petunjuk Baru Mengarah ke Elsa
-
Sinopsis Ikatan Cinta 1 April 2021: Mama Rosa Kecewa Lagi!
-
Sinopsis Ikatan Cinta 31 Maret 2021: Sumarno Bersaksi di Hadapan Bu Rossa
-
Disebut Sedang di Puncak Ketenaran, Amanda Manopo Malah Merasa Kacung
-
Unggahan Saudari Amanda Manopo Mendadak Panen Cibiran, Ada Apa?
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
APBD DIY Dihantam Krisis, 67 Persen Bergantung Dana Transfer, Pemda Terpaksa Pangkas Anggaran
-
Cuaca Panas Ekstrem Ancam Kesehatan Anak, Dokter Ingatkan Risiko Heat Stroke
-
Mahasiswa Jogja Kembali Turun ke Jalan, Tuntut Penghentian MBG dan Kopdes yang Mubazir
-
Naga Sembilan Rebut Piala IHR Paku Alam 2026, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Pengunjung
-
Rupiah Melemah, Bantul Berburu Dolar Wisatawan Asing