SuaraJogja.id - Ustaz Yahya Waloni baru-baru ini memberikan tanggapannya mengenai pernyataan seorang kiai yang dianggapnya berbeda pandangan soal agama kristen yang disebut sebagai agama samawi.
Dalam video yang diunggah channel YouTube Termometer Islam, ustaz Yahya Waloni menyebut bahwa ada seorang kiai yang mengungkapkan perihal agama kristen sebagai agama samawi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah program acara TV nasional.
Ustaz Yahya menyebut bahwa agama kristen bukanlah agama samawi melainkan agama filsafat.
“Agama Kristen itu agama filsafat, bukan agama samawi,” ujar Yahya seperti dilansir dari makassar.terkini.id.
“Bayangkan kiai nasional ngomong di dalam (program acara) Indonesiaku di TV One, apa dia bilang? Tiga agama samawi, tiga agama yang bersumber dari agama Ibrahim. Dia sebut Yahudi, Kristen, Islam,” imbuh Yahya.
Yahya mengakui saat ia menonton hal tersebut sempat bingung.
“Innalillahi. Saya nonton hari itu, ini ustaz kaliber ngomong begini,” ungkap Yahya Waloni.
“Kalau gak tahu, jangan (ngomong),” lanjutnya.
Baca Juga: Pendeta Edyson Bongkar Sosok Ustaz Yahya Waloni: Dulu Dia Pemabuk
Oleh karena hal ini kemudian ia mengatakan bahwa setiap ustaz mempunyai bidang-bidang yang dikuasai.
Yahya mengatakan bahwa dirinya tak tahu soal hadis dan kitab, oleh karena itu dia bertanya kepada yang ahlinya.
“Setiap ustaz itu punya kemampuan. Saya tidak tahu soal hadis, saya tanyakan ke Ustaz Somad. Saya ga tau soal kitab, saya tanya ke kiai,” ujarnya.
Yahya pun mengklaim bahwa dirinya menguasai bidang ‘kekafiran’ dan terkait dengan beberapa nabi.
“Tapi terkait dengan kekafiran, Isa, Ibrahim, Sulaiman, itu tanyakan ke saya. Itu bidang saya,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Terbongkar Keanehan saat Ustaz Yahya Waloni Ceramah, Langit Gelap, Hujan
-
Ustaz Yahya Waloni: Enak Jadi Ustaz, Dimana-mana Gratis
-
Ustaz Yahya Waloni Dukung Ustaz Abdul Somad Jadi Wapres 2024
-
Viral Video Detik-detik Ustaz Yahya Waloni Diusir Jemaah saat Tausiah
-
Viral, Ustaz Yahya Waloni Diusir Saat Ceramah Politik di Dalam Masjid
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta