Tak lama berselang, tepat pada 31 Maret 2021 kemarin, jajarannya juga berhasil mengamankan pelaku lainnya, MS (23) warga Mantrijeron, Yogyakarta. MS diamankan jajaran kepolisian di salah satu warung wilayah Kota Gede Yogyakarta. MS lantas digelandang ke Mapolres Gunungkidul untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Iradat menyebutkan, senjata tajam yang digunakan untuk melukai Tegar berupa clurit dan golok dibuang dua kilometer dari lokasi kejadian. Namun kepolisian belum juga menemukan senjata tajam yang digunakan untuk menganiaya korban Tegar. Kemungkinan besar, senjata tajam tersebut sudah diambil oleh warga sekitar tempat pembuangan arang bukti.
"Katanya clurit dan golok dibuang di area persawahan dua kilometer dari lokasi," jelasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, dua pelaku kekerasan di jalan tepatnya sebelah timur jembatan Kalurahan Getas, Kapanewon Playen diamankan ke Mapolres Gunungkidul, Sabtu (27/9) malam. Dua pelaku, A dan F langsung diamankan polisi karena sebelumnya sudah diringkus warga Dlingo, sementara dua lainnya MS dan HS melarikan diri.
Baca Juga: Tersengat Listrik Saat Kerja Bakti, Warga Gunungkidul Tewas
Keempat pelaku dikenakan Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 tentang menguasai atau embawa senjata tajam dengan ancaman hukuman paling lama 10 (sepuluh) tahun penjara dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman paling lama 2 (dua) tahun penjara.
Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi mengatakan, kejadian yang mengakibatkan tangan Tegar Febriansyah (18) warga Dlingo terluka di bagian jari kiri ini bermula saat ia berboncengan dengan tetangganya, Famuji. Kemudian, sesampainya di lokasi kejadian terdapat empat pemuda tak dikenal memepet kendaraan keduanya.
"Dalam waktu yang bersamaan salah satunya mengayunkan senjata tajam jenis clurit,"terangnya kala itu.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Hujan Angin di Gunungkidul, Kandang Isi 5.200 Puyuh Roboh Rata Dengan Tanah
Berita Terkait
-
Gegara Tegur Pria Pakai Knalpot Brong di Area IGD, Satpam RS di Bekasi Dianiaya Hingga Kejang
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
ART Dianiaya Majikannya di Jakarta, Luka Lebam Korban Dicurigai Keluarga usai Mudik ke Kampung
-
Liburan ke Gunungkidul? Jangan Sampai Salah Pilih Pantai! Ini Dia Daftarnya
-
Samson Tewas Dianiaya, Ini Alasan Para Tersangka Tak Ditahan Polisi
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan