Scroll untuk membaca artikel
Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 09 April 2021 | 15:49 WIB
Ketua RW 6 Suryowijayan Hadi Prawoto - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Rumah warga berinsial F di RT 28 RW 06 Suryowijayan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta,pada Jumat (9/4/2021) digeledah oleh Jajaran Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

Namun, Ketua RW 6 Suryowijayan Hadi Prawoto menyatakan, tidak ada sesuatu yang mencurigakan dari sosok F, yang sudah menjadi warga setempat sejak lama tersebut. Bahkan F adalah sosok yang aktif dalam bersosialisasi di kampungnya.

"Usia [F] masih muda, kelahiran 1974. Kalau istrinya sejak kecil di sini, tapi aslinya Makassar. Kalau F bukan asli sini. Kemudian nikah itu terus di sini," kata Hadi saat ditemui awak media di kediamannya.

Hadi mengungkapkan, sejak menikah itulah, F lantas tinggal dan tercatat sebagai warga Suryowijayan. Bahkan F dan istrinya sudah memiliki anak yang sudah masuk ke jenjang SMP.

Baca Juga: Densus 88 Temukan Ini Saat Geledah Rumah Terduga Teroris di Suryowijayan

Disampaikan Hadi bahwa sosok F dikenal baik di lingkungan kampungnya. Diketahui juga F berprofesi sebagai pendakwah yang tidak jarang berkeliling ke berbagai tempat.

Bahkan, Hadi menjelaskan bahwa F sudah cukup sering mengisi pengajian secara rutin di masjid lingkungan Suryowijayan setiap Selasa.

"Iya aktif sekali. Setiap hari jemaah dengan saya. Beliau [F] itu juga ngisi Jumatan, ngisi pengajian rutin karena beliau itu mobilitas tinggi dakwah ke mana-mana," terangnya.

Ditanya mengenai isi dakwah yang disampaikan oleh F, Hadi menjelaskan, tidak ada yang menyimpang, bahkan dakwahnya justru menyejukkan.

"Tidak ada masalah [terkait isi dakwah]. Dakwahnya menyejukkan, bahkan juga mengingatkan, kalau membunuh satu orang saja sama dengan membunuh seluruh manusia. Menyelamatkan satu orang sama dengan menyelamatkan seluruh dunia. Itu yang paling saya ingat," jelasnya.

Baca Juga: Menyerah! Terduga Teroris Nouval Farisi Diantar Ortunya ke Polsek Setiabudi

Menurut Hadi, selama dakwah beliau tidak pernah sedikit pun menyinggung perihal terorisme. Bahkan F juga tidak setuju dengan hal yang berkaitan dengan bunuh-membunuh.

Load More