SuaraJogja.id - Menyambut datangnya bulan Ramadan yang akan hadir kurang dari sepekan lagi, Hotel Grand Aston Yogyakarta mempersiapakn menu paket buka puasa yang spektakuler. Bertajuk Kuliner Pepak Ramadan atau KPR, berbagai paket yang ditawarkan akan selalu dihiasi menu daging.
Executive Chef di Grand Aston Yogyakarta Hotel & Convention Center, Herman Jojo menjelaskan berbagai menu yang ditawarkan di antaranya adalah Wagyu Beef, Salmon, Paha Sapi Guling, Kambing Bakar, Iga, Buntut, bebek, Dimsum, Seafood dan hidangan lainnya.
Disajikan di Cassia Garden, menu tersebut dapat dinikmati selama Bulan Ramadan pada jam 18:00 sampai 21:00 WIB. Untuk seluruh hidangan dalam paket KPR itu dibandrol dengan harga Rp 175.000 per orangnya. Namun, bagi yang memesan tiket sebelum tanggal 20 April 2021 akan mendapatkan harga spesial hanya Rp 150.000 per orangnya.
"Yang akan jadi signature kita sebenarnya kita akan ada paha kambing guling. Jadi kita stok paha itu ada 52 kg. Kita akan liver barbequenya di sebelah sana," ujar Herman saat ditemui wartawan di Cassia Garden Jumat (9/4/2021).
Baca Juga: Hiks! Tak Ada Buka Puasa Gratis di Masjid Istiqlal Selama Ramadan 2021
Berada di tengah situasi pandemi, Herman meminta pengunjung untuk tidak perlu khawator karena lokasinya berada di area semi terbuka. Pemandangan yang disajikan juga berupa taman yang rindang. Herman menyebutkan jika menu-menu yang diluncurkan bertujuan untuk mengobati rasa rindu pengunjung untuk buka bersama rekan, keluarga, dan relasi.
Hal lainnya yang berbeda dari tahun lalu adalah kapasitas yang disediakan. Tahun ini, Grand Aston menyediakan 60 kursi untuk setiap harinya dengan protokol kesehatan yang berlaku ketat. Meski hanya menyediakan sedikit ruang, namun menu buka puasa yang disajikan tetap beragam.
Salah satu sajian khas nusantara yang hadir dalam menu paket KPR adalah cilok dan gorengan. Herman mengaku sengaja tidak menyediakan kurma karena menilai masyarakat Indonesia akan lebih mencari gorengan di saat buka puasa dibandingkan dengan buah asal Arab Saudi tersebut.
"Yang berbeda kita mencoba untuk bikin nasi mandi kuning. 80 sampai 85 persen kita itemanya daging. Stok daging di kita sudah hampir 700kg," ujarnya.
Untuk menunjang berbagai menu olahana daging, Herman menyatakan pihaknya sudah mempersiapkan sampai 700 kg daging. Sementara untuk signature dessert yang disediakan, untuk bulan Ramadan disiapkan kolak cake. Pengunjung bisa menikmati sajian buka bersama sembari menikmati pemandangan kebun dan menyaksikan proses pembakaran.
Baca Juga: The Manohara Hotel Yogyakarta Hadirkan Promo Ramadhan Spesial
Berita Terkait
-
Pertamina Energy Terminal Pastikan Jaga Pasokan BBM dan LPG di Ramadan-Idulfitri 2025
-
Hukum Qadha Puasa Ramadan di Hari Jumat, Boleh atau Tidak?
-
Puasa Sunah Syawal dan Ganti Puasa Ramadan, Mana yang Harus Didahulukan?
-
Puasa Qadha Ramadan di Bulan Syawal, Ini Niat dan Waktunya
-
Niat Puasa Qada Ramadan dan Puasa Syawal, Mana yang Harus Didahulukan?
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan