SuaraJogja.id - Politisi senior Amien Rais kembali melontarkan kritik kepada pemerintah. Terbaru ia menuding rezim Jokowi telah terjangkit penyakit nihilisme.
Amien Rais mengatakan bahwa ia miris melihat perilaku politik rezim Jokowi yang benci pada oposisi dan sering menabrak peraturan perundang-undangan.
Ia mengatakan itu setelah menyinggung soal wacana perpanjangan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode dan juga soal Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila.
“Saya juga khawatir jangan-jangan Pak Lurah dan para perhubungnya itu mengidap penyakit yang dalam bahasa politik dinamakan nihilisme politik,” katanya lewat channel YouTubenya, Amien Rais Official, kemarin.
Dalam pernyataannya di video bertajuk ‘Rezim Jokowi Makin Jauh dari Pancasila’, Amien Rais mengatakan bahwa rezim yang terjangkit nihilisme akan menggasak semua aturan, baik yang tertulis maupun tidak.
“Jadi kalau sebuah rezim yang berkuasa itu kejangkitan anarko nihilisme tadi, maka seluruh aturan moral, etika, Undang-Undang Dasar, undang-undang, aturan-aturan bernegara lain, itu bisa digasak total,” kata Amien Rais.
Kritik yang disampaikan mantan pendiri Partai PAN tersebut mendapat sorotan dari netizen. Tak sedikit yang justru balik menyerang mantan Ketua MPR tersebut sebagai sosok pengidap penyakit julid.
“Jiiiiaaah, dia lagi! Pak tua, banyak keluarin istilah ah! Anda ini mengidap penyakit julidisme loh. Berobat gih atau kagok ya?” cuit Santo*****.
Cuitan itu lantas mendapat komentar dan 101 komentar dan retweet. Beberapa netizen yang turut menyindir Amien Rais dengan menambahkan kata ‘isme.’
Baca Juga: Amien Rais Sebut Jokowi Berubah: Sekarang Tampak Galau dan Tak Yakin Diri
“Pak tua ini mulai digerogoti fase pikunisme dan mungkin komplikasi sama karmanisne. SENJA yang mengerikan, obatnya hanya kelarisme!” kata Roy*****.
“Ada penyakit tersembunyi! Gilaisme!” balas sur****.
Berita Terkait
-
Apa Itu Keragaman Agama? Ini Definisi dan Kaitannya dengan Pancasila
-
Jokowi Hadiri Nikahan Atta-Aurel, Amien Rais Bandingkan dengan Soeharto
-
Bandingkan Pemerintahan Jokowi dan Soeharto, Amien Rais: Menyedihkan
-
Zakiah Aini: Pemerintah Tagut, Pancasila hingga Pemilu Buatan Kafir
-
Surat Wasiat Wanita Teror Mabes Polri Sebut Pancasila Dari Ajaran Kafir
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
BRI Salurkan Banknotes SAR 152,49 Juta untuk Haji 2026, 203.320 Jemaah Bisa Gunakan di Tanah Suci
-
BRI Permudah Investasi Lewat Cicil Emas BRImo, Proses 60 Detik
-
Belum Berlaku Pekan Ini, Pemkab Sleman Masih Sinkronkan Jadwal WFH dengan Instansi Vertikal
-
#NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Dukung Jurnalisme Berkualitas
-
Sebut Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Ahli Hukum: Tidak Ada Motif Korupsi, Terdakwa Layak Bebas