SuaraJogja.id - Keberadaan jasa ojek online tak dimungkiri kini jadi kebutuhan hampir sebagian masyarakat tanah air, tak terkecuali di kala Ramadhan tiba seperti kali ini. Dengan adanya layanan pesan antar makanan yang disediakan jasa ojek online memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan makan dan minumnya baik saat berbuka maupun sahur tiba.
Nah, tapi sudah tahukah kamu wahai kaum mager pengguna jasa ojek online kapan waktu yang baik untuk kamu memesan makanan baik kala berbuka atau sahur dengan menggunakan jasa pesan antar makanan jasa ojek online?
Nah berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk membantu kerja para ojek online
1. Pesan menu buka puasa lebih awal
Buka puasa berlangsung ketika matahari mulai kembali ke peraduan dan adzan Maghrib berkumandang. Berhubung jumlah umat muslim di Indonesia sendiri menjadi penganut agama terbanyak, tentunya ada banyak orang yang melakukan buka puasa pada waktu yang nyaris bersamaan.
Untuk menghindari terjadinya tumpukan pesanan dan terlambatnya pesanan, disarankan konsumen untuk memesan beberapa jam lebih awal. Dari cuitan akun @adhityamulya menyarankan agar umat muslim bisa memesan berkisar pukul 3 hingga 4 sore hari. Beberapa jam lebih awal sebelum berbuka puasa.
Jika konsumen memaksakan memesan pada pukul lima dimana waktu menuju buka puasa sudah sangat sempit dikhawatirkan terjadi antrian panjang di restoran yang dituju. Selain pelanggan yang merasa kesal karena makanan datang terlambat, pengemudi ojek juga tidak mampu berbuat apa-apa.
2. Hindari berfikir hanya kamu yang memesan
Dalam keadaan tersebut, hindari berfikir bahwa konsumen hanya satu-satunya orang yang berkeinginan memesan makanan menjelang buka puasa di sebuah restoran dengan jasa ojek online dan pasti dilayani dengan cepat. Sebab, pada kenyataannya pemikiran tersebut adalah hal yang salah.
Baca Juga: Amalan Saat Sahur dari Istighfar hingga Membaca Al-Quran
Justru ada banyak orang yang mungkin berfikir serupa sehingga tumpukan pesanan hingga antrian di restoran tidak dapat dihindarkan lagi. Suka atau tidak, jika memesan makanan dalam kurun waktu yang mepet pasti akan menerima makanan dan menyantapnya lewat dari jam buka puasa.
Baik sahur maupun berbuka, biasakan untuk tidak berfikir demikian. Terutama saat sahur, waktu menuju puasa sangat singkat dan setelahnya tidak diperkenankan makan sampai malam. Jika takut mencair bisa dimasukkan lemari es, jika takut dingin bisa dipanaskan dan yang perlu diingat bahwa pengemudi ojek onlien juga berpuasa.
3. Jangan beri nilai buruk untuk driver
Jika sudah memesan sahur pukul empat pagi dan driver datang setelah adzan Shubuh, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk memberikan nilai yang buruk. Sebab, pengemudi ojek online sendiri sudah mengantri untuk memesankan pesanan konsumen yang dilakukan menjelang waktu imsak.
Sementara, driver juga mengalami kesulitan untuk memakan sahur bagi dirinya sendiri karena harus memenuhi kewajibannya memesankan makanan untuk pelanggan. Setelah pengorbanan yang begitu besarnya, driver masih harus menerima rating buruk dari kelalaian pelanggan sendiri.
Akibat malas merencanakan estimasi waktu makan sahur dan pemesanan makanan justru membuat orang lain kesusahan dan akhirnya memberikan rating yang buruk. Menurut akun @adhityamulya, hal seperti ini merupakan gambaran pelanggan yang tak bijaksana dan menyusahkan orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Tegaskan Indonesia Bukan Jalur Agresi, Pemerintah Didesak Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas