SuaraJogja.id - Selama bulan Ramadhan ada berbagai aktivitas yang bisa dilakukan oleh umat muslim. Untuk melengkapi ibadahnya, biasanya laki-laki muslim menggunakan atribut berupa sarung atau peci. Namun, aksi yang dilakukan belasan pemuda dengan sarung ini justru membuat warganet geleng-geleng kepala.
Pasalnya, belasan pemuda di Surabaya ini menggunakan sarung yang diikat ujungnya sebagai senjata untuk melaksanakan tawuran. Alih-alih menggunakan senjata tajam seperti yang banyak beredar, belasan pemuda ini diduga hanya bermain-main saling kejar dan pukul dengan sarung.
Akun Instagram @memomedsos membagikan video belasan pemuda yang berlarian di tengah ruas Jalan Mayjend Sungkono, Kota Surabaya. Mereka nampak mengenakan kaos oblong, dan celana panjang maupun pendek. Di salah satu tangan mereka memegang sarung yang sudah dilipat sesuai genggaman.
Sambil berlarian, mereka memutar-mutarkan sarung yang sudah diikat ujungnya sebagai pemberat di atas kepala. Saat bertemu anak lainnya yang diduga adalah lawan mereka akan saling pukul dengan sarung tersebut. Aksi belasan pemuda yang sedang bermain ini sekilas nampak seperti rombongan tawuran.
"Namun dari komentar warganet, sebenarnya itu bukanlah tawuran sungguhan. Mereka hanya sedang main-main setahun sejali di jalanan saat Ramadhan," tulis akun @memomedsos dalam ketarangannya.
Sejak diunggah Kamis (15/4/2021), video belasan pemuda yang memenuhi ruas jalan dan melakukan permainan perang dengan sarung itu sudah disukai lebih dari 3000 pengguna Instagram. Ada seratus lebih warganet yang meninggalkan komentar. Beberapa mengaku terhibur melihat aksi anak-anak itu.
"Untung gak pake sajadah masjid yang ijo," tulis akun @michiko****.
"Seru seru, tapi jangan ada yang curang, ujung sarung dikasih batu / diikat supaya padet. Sakit oii, sarung yang normal-normal saja," komentar akun @ariefandi****.
"Kalo gini kan enak ngeliatnya wkwk, pas jalanan sepi dan bisa sambil ketawa, yaa paling biru2-biru klo kena wkwk," tanggapan akun @gemakan****.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Tingkatkan Patroli di Titik Rawan Tawuran Selama Ramadhan
Sementara akun @flu0r**** mengatakan, "Setidaknya perang sarung lebih baik daripada tawuran pake celurit, walaupun dua-duanya tidak baik."
Tonton video lengkapnya DI SINI
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Yu Beruk Meninggal Dunia, Jogja Kehilangan 'Ratu Panggung'
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan
-
Kasus Korupsi Hibah: Saksi Ungkap Fee Rp3 Juta dan Pesan Menangkan Kustini Sri Purnomo