Kini juga tersedia beberapa titik hand sanitizer untuk pengunjung yang disediakan oleh petugas di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan.
Tampak sejak pukul 16.00 tidak sedikit orang yang berdatangan, mulai memilih menu buka puasa seperti jajanan hingga berbagai macam lauk pauk.
Sayangnya, tahun ini pihak Masjid Jogokariyan terpaksa meniadakan tradisi takjil piring terbang dan menggantinya dengan agenda bagi-bagi nasi kotak yang kemudian bisa dibawa pengunjung ke rumah.
Hal ini tentu saja dilakukan demi meminimalisir terjadinya penularan virus corona Covid-19.
Kendati demikian, antusiasme pengunjung Kampoeng Ramadhan Jogokariyan di Ramadan 2021 ini terbilang tetap tinggi dan meriah.
Ragam jajanan dan lauk yang ditawarkan pedagang juga kian beragam, mulai dari kekinian hingga makanan jadul semuanya tersedia di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan.
Semoga pandemi virus corona Covid-19 ini segera usai ya, agar tradisi piring terbang dan juga keseruan lainnya di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan pada tahun-tahun berikutnya bisa terlaksana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda