SuaraJogja.id - Polres Bantul mengambil alih kasus tewasnya anak driver ojol, Naba Faiz Prasetya (10), usai mengonsumsi sate yang diduga beracun. Pihaknya sedang mengumpulkan petunjuk dari CCTV yang ada di tiga lokasi untuk mengetahui wanita pemberi makanan itu.
"Ada tiga lokasi yang jadi tempat ayah korban (Bandiman) beraktivitas dalam satu hari itu. Tiga lokasi kami cari petunjuk dari CCTV untuk mengetahui wanita yang memberi makanan itu," terang Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi, ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (28/4/2021).
Ia menjelaskan bahwa di tempat pertama yang berada di Masjid di kawasan Jalan Gayam Kota Yogyakarta, anggota tak menemukan CCTV yang mengarah ke sekitar masjid.
"Di masjid itu tidak ada CCTV, sehingga masih kami lakukan pendalaman lagi untuk menemukan petunjuk yang lain. Selain itu kami juga mencari CCTV yang dilintasi oleh ayah korban hingga tiba di rumah penerima yang di Bangunjiwo, Bantul bernama Tomy," terang dia.
Sembari menunggu petunjuk dari tiga lokasi tersebut, lanjut Ngadi jajarannya juga memeriksa saksi-saksi yang ditemui. Pihaknya juga akan memeriksa penerima makanan yaitu Tomy untuk mencari petunjuk lainnya.
"Nanti kami periksa, segera kami panggil untuk bisa dimintai keterangan," ujar dia.
Terpisah, ayah korban, Bandiman mengaku tak begitu ingat dengan wajah wanita pemberi makanan. Dirinya hanya menerima pesanan secara offline dan dikirim ke alamat yang dituju.
"Saya tidak ingat betul dengan wajahnya, hanya menerima permintaan dia (wanita) dan mengantarkan ke rumah namanya pak Tomy. Nanti disampaikan makanan ini dari pak Hamid Pakualaman," jelas Bandiman ditemui wartawan, Selasa (27/4/2021).
Hingga kini kasus masih didalami polres Bantul. Pihaknya masih mengumpulkan petunjuk terhadap kasus tersebut.
Baca Juga: Sate Ayam Beracun: Polisi Belum Berhasil Ungkap Siapa Perempuan Pengirimnya
Berita Terkait
-
Sate Ayam Beracun: Polisi Belum Berhasil Ungkap Siapa Perempuan Pengirimnya
-
Keluarga Mitranya Tewas Konsumsi Sate Beracun, Gojek Beri Tanggapan Ini
-
Ciri-ciri Perempuan Pengirim Sate Ayam Maut, Polisi Temukan Kejanggalan
-
Terungkap, Racun Sate Kiriman Wanita Misterius Lebih Keras Dari Racun Hama
-
Ditolak Penerima, Sate Tewaskan Anak Driver Ojol Dikirim Wanita Misterius
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Gerah Kafe Jual Miras Dekat Sekolah dan Rumah Ibadah, Jemaah Masjid Buat Petisi Penolakan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan