SuaraJogja.id - Ustaz Yusuf Mansur dikritik tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Syadat Hasibuan alias Gus Umar, setelah memberi nasihat soal mudik dan malam Lailatulqadar.
Dalam unggahannya di Instagram, Ustaz Yusuf Mansur memperlihatkan tangkapan layar artikel yang mengutip komentar Gus Umar untuk Yusuf Mansur, yakni "Belajar di Mana?"
Kritik tersebut disampaikan Gus Umar setelah Ustaz Yusuf Mansur mengungkapkan bahwa pahala tidak mudik setara dengan Lailatulqadar.
Menanggapi komentar tersebut, Ustaz Yusuf Mansur mengucapkan terima kasih lewat caption yang ia sertakan di Instagram.
"Makasih Gus Umar. Siap salah. Siap belajar," tulis @yusufmansurnew, Selasa (4/5/2021).
Ia juga mengingatkan warganet untuk hanya mengambil buah yang baik dari unggahannya di media sosial.
"Ambil yang baik2 aja dari saya, jika ada. Yg jelek2, buang aja, ga usah diambil," tutup dia.
Sebelumnya pada Senin (3/5/2021), Ustaz Yusuf Mansur membagikan video bersama seorang polisi.
Di video itu, pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Ketapang ini mengajak publik untuk tidak mudik selama Lebaran di tengah pandemi Covid-19.
Baca Juga: 4 Ustaz Tuai Sorotan Selama Ramadhan: Ada yang Disentil Sesama Pendakwah
Dalam ajakannya tersebut, Ustaz Yusuf Mansur turut membandingkan pahala tidak mudik dengan Lailatulqadar.
"Sekarang ini salah satu ibadah yang bisa memungkinkan kita dapat Lailatulqadar adalah justru tidak mudik," kata dia.
Alasannya, lanjut Ustaz Yusuf Mansur, karena di 10 malam terakhir Ramadan, umat Muslim yang tidak mudik telah mengorbankan perasaan serta menyelamatkan diri, keluarga, dan orang-orang di kampungnya.
"Itulah ibadah tertinggi, jadi jangan mudik dan dapatkan Lailatulqadar," tandasnya.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
4 Ustaz Tuai Sorotan Selama Ramadhan: Ada yang Disentil Sesama Pendakwah
-
Karawang Siapkan 2 Ribu Personel Gabungan untuk Halau Pemudik
-
Larangan Mudik Lebaran 2021: Syarat Melakukan Perjalanan hingga Sanksinya
-
Ceramahnya Disoal, Ustaz Yusuf Mansur Berterima Kasih ke Gus Umar
-
LIVE: Mudik Dilarang, Ini Sanksi Tegas Bagi Masyarakat yang Nekat Mudik
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bedah Buku 'Muslim Ahmadiyah dan Indonesia' di UKDW Yogyakarta: Bukti Resiliensi dan Cinta Tanah Air
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat