SuaraJogja.id - Menjelang lebaran Idulfitri 1442 Hijriah/ 2021 Masehi, yang jatuh pada 13 Mei mendatang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul mengimbau masyarakat agar waspada saat membeli jenis makanan.
Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta mengatakan, konsumen diminta untuk mengecek kembali masa kadaluarsa makanan saat membeli sebelum hari raya Idulfitri.
"Jangan sampai membeli yang kadaluarsa. Kami minta untuk lebih hati-hati dan mengecek kembali jenis makanannya," kata Yulius dihubungi wartawan, Kamis (6/5/2021).
Ia mengatakan, pihaknya bersama Satpol PP DIY terus melakukan pengawasan ke sejumlah toko retail dan jejaring yang ada di Bantul.
"Lokasi termasuk toko jejaring yang ada di Bantul ini menjadi sasaran operasi kemarin, Rabu. Karena tak menutup kemungkinan ada beberapa pemilik toko yang tak melakukan pengecekan bahan makanan yang kadaluarsa," ujar dia.
Yulius juga mengimbau bahwa konsumen dan pembeli agar tak mudah tergiur dengan diskon yang biasa ditawarkan toko.
"Meski memang harga diskon memang dicari, setidaknya warga mengecek kembali. Dilihat masa pakainya agar lebih aman," terang Yulius.
Pihaknya juga menekankan pada penjual agar menjual makanan secara jujur. Makanan yang sudah tak segar segera dimusnahkan.
"Pengawasan selalu kami awasi. Penjual juga jangan sampai menjual makanan yang sudah tak segar. Tapi masih tetap dipajang di toko karena bisa berbahaya," kata Yulius.
Baca Juga: Sejumlah Mobil Pelat Luar DIY Ditilang Saat akan Masuk Kawasan Bantul
Yulius mengungkapkan, jika operasi yang digelar bersama Satpol PP DIY pada Rabu lalu, pihaknya belum menemukan jenis makanan yang kadaluarsa.
"Kemarin kami sudah operasi ke toko retail di Imogiri. Sejauh ini jenis makanan masih layak konsumsi. Harapannya penjual dan pembeli sama-sama menjaga agar tidak mengonsumsi atau menjual barang yang diluar masa layak konsumsi," terang Yulius.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar
-
BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026
-
Pemerintah Berencana Buat Program Kuliah Gratis, PTS Terancam Gigit Jari Kehilangan Mahasiswa
-
Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan