SuaraJogja.id - Kabar baik datang dari Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Sleman. Setelah vakum selama dua periode kabarnya kepengurusan BPC HIPMI Sleman bakal segera terbentuk.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Umum BPC HIPMI Sleman Aryo Wiryawan pada Senin (10/5/2021). Berdasarkan rencana, kepengurusan itu akan dibentuk melalui Musyawarah Cabang (Muscab) pada 20 Mei 2021 mendatang.
Rencana kegiatan Muscab tersebut tidak dipungkiri menjadi salah satu peran dari pengambilan alih Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI DIY oleh Tim Caretaker Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI. Diketahui bahwa M R Syarif Hasan menjadi ketua tim caretaker tersebut.
“Kami menyambut baik kehadiran tim dari BPP dan siap melaksanakan Muscab,” kata Sekretaris Umum, Aryo Wiryawan.
Tim Caretaker tidak mau menghabiskan waktu lama maka langsung mendorong agar segera terlaksananya Musyawarah Daerah Luar Biasa (MUSDALUB). Pasalnya terdapat beberapa agenda wajib organisasi yang perlu untuk segera diselesaikan.
Beberapa di antaranya mulai dari penjaringan anggota baru (rekrutmen), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) tingkat cabang dan daerah serta Musyawarah Cabang (Muscab).
Guna mendukung seluruh agenda kegiatan tersebut HIPMI Sleman juga telah melaksanakan beberapa kegiatan baik formal maupun informal.
“Sosialisasi Muscab kami laksanakan melalui acara buka puasa bersama sabtu kemarin yang dihadiri langsung oleh Ketua Caretaker, perwakilan BPP HIPMI dan para senior HIPMI serta calon anggota baru” ungkapnya.
Selain itu BPC HIPMI Sleman pun telah melaksanakan proses penjaringan keanggotaan baru yang secara resmi. Hasilnya sudah diserahkan kepada tim kepanitiaan recruitment HIPMI DIY.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Sleman Pastikan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Aman
Ditambah lagi dengan melaksanakan Diklatcab secara serentak yang diketahui merupakan syarat wajib menuju pelaksanaan Muscab.
“Dan hari ini alhamdulillah Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) untuk penetapan kepanitiaan pengarah dan pelaksana telah kami selesaikan. Insya Allah, Muscab akan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2021," ungkapnya.
Mewakili BPC HIPMI Sleman, pihaknya berterima kasih kepada BPP HIPMI. Khususnya kepada Ketua Umum Mardani H Maming serta kepada Sekretaris Jendral Bagas Adhadirgha atas perhatian yang telah diberikan dan tentunya kepada Tim Caretaker.
"Terima kasih telah setia membimbing dan memberikan asistensi kepada kami semua. Semoga BPC HIPMI Sleman bisa menjalankan Muscab dengan baik dan melahirkan Ketua Umum sebagai kader terbaik terkhusus untuk HIPMI sleman” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jelang Lebaran, Sleman Pastikan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Aman
-
Sambil Gendong Anak, Istri Kim Kurniawan Tampil Hot Pakai Baju Renang
-
Arthur Irawan Dipanggil Timnas, Dejan Antonic Bangga
-
Arthur Irawan Tuai Kritikan Pedas, Erika Carlina Beri Semangat
-
Diduga Sindir Aksi Buruh 'Nasi Bungkus', Anggota DPRD Sleman Digeruduk FKBB
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural