SuaraJogja.id - Basarnas Yogyakarta menyiagakan personel di sejumlah pantai selatan DIY. Hal ini sebagai penjagaan dan antisipasi dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal ke beberapa objek wisata pantai tersebut.
Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta L Wahyu Efendi mengatakan, meski momen hari raya Idulfitri 1442 Hijriah ini diselenggarakan di masa pandemi Covid-19, tetapi masyarakat lokal di DIY tetap memanfaatkan waktu luang bersama keluarga untuk mengunjungi sejumlah pantai yang ada di selatan DIY.
"Kami siagakan dan berpatroli di tempat wisata bersama dengan Tim Gabungan TNI, Polri, Sar Satlinmas dan potensi SAR di sejumlah pantai di DIY," kata Wahyu melalui keterangannya, Sabtu (15/5/2021).
Wahyu menyebutkan, personel akan disebar di hampir seluruh pantai yang ada di DIY, mulai dari pantai di wilayah Kulon Progo, Bantul, hingga ke Gunungkidul.
Tim dari Basarnas Yogyakarta sendiri akan menempati beberapa titik obyek wisata pantai. Termasuk dari Pos Basarnas Gunungkidul dan Unit Siaga Basarnas Kulon Progo.
Sedangkan untuk tim yang berasal dari kantor induk akan melaksanakan patroli ke obyek wisata pantai di wilayah bantul. Mulai dari Pantai Parangtritis, Parangkusumo , Pantai Baru dan pantai yang berada di sekitarnya.
Lalu untuk tim dari Pos Basarnas Gunungkidul akan melaksanakan patroli di Pantai Baron, Krakal, Ngrenehan serta pantai lainnya di Gunungkidul. Sementara itu untuk personel dari unit siaga Kulon Progo melaksanakan patroli Ke Bandara YIA, Pantai Glagah, Congot, Trisik dan Bugel.
"Kami juga menstanby-kan tim jetsky di Pantai Wediombo untuk berpatroli dari jalur laut ke pantai-pantai di sekitar Pantai Wediombo. Kami menstanbykan 2 unit jetsky," ujarnya.
Wahyu menuturkan kegiatan yang dilakukan oleh Basarnas Yogyakarta bersama dengan tim gabungan ini tujuannya untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan. Termasuk juga untuk selalu mengimbau masyarakat agar tetap disiplin menaati protokol kesehatan.
Baca Juga: Baru Setengah Hari, Pengunjung Gembira Loka Zoo Capai Seribu Lebih
Menggunakan masker perlu untuk selalu diterapkan, tentu dengan mencuci tangan dan selalu menjaga jarak antara satu sama lain supaya tidak terjadi kerumunan.
Selain protokol kesehatan yang perlu diperhatikan saat berwisata di masa pandemi Covid-19 ini, kata Wahyu, wisatawan juga perlu memperhatikan kondisi sekitar objek wisata khususnya pantai.
"Imbauan untuk masyarakat yang akan berwisata di pantai selatan DIY agar tidak bermain air di laut. Tetap mentaati imbauan-imbauan petugas yang ada di lapangan serta harus mentaati protokol kesehatan selama berwisata," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa ribuan pengunjung telah menyerbu objek wisata Pantai Glagah di Temon, Kulon Progo pada Sabtu (15/5/2021). Wisatawan yang berkunjung ke pantai tersebut masih didominasi oleh wisatawan lokal.
Hal itu disampaikan oleh Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Kulon Progo Aris Widiatmoko. Menurutnya, kunjungan wisatawan di Pantai Glagah pada akhir pekan ini akan lebih meningkat dibanding hari sebelumnya.
"Untuk kunjungan di Pantai Glagah di pagi hari ini, situasi kondisi mulai ramai daripada kemarin. Kemungkinan besar untuk pengunjung hari Sabtu ini akan lebih meningkat lagi daripada Jumat kemarin," kata Aris.
Berita Terkait
-
Baru Setengah Hari, Pengunjung Gembira Loka Zoo Capai Seribu Lebih
-
Basarnas Medan Kerahkan 60 Personel di Lokasi Wisata saat Libur Lebaran
-
Waspada! Gelombang Tinggi Terjadi di Pesisir Pantai Selatan Cianjur
-
Benda Misterius Muncul di Perairan Pangumbahan Sukabumi
-
Basarnas Turun Tangan Perkuat Evakuasi Korban Longsor PLTA Batang Toru
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya