SuaraJogja.id - Gojek resmi bekerja sama dengan Tokopedia membentuk grup GoTo, yakni teknologi terbesar di Indonesia yang menjadi ekosistem andalan masyarakat dengan menyediakan berbagai solusi untuk menjalani keseharian.
Pembentukan Grup GoTo merupakan kolaborasi usaha terbesar di Indonesia, sekaligus kolaborasi terbesar antara dua perusahaan internet dan layanan media di Asia hingga saat ini.
Menyatukan kekuatan dua perusahaan teknologi terdepan di Indonesia yang menciptakan ekosistem unik dan saling melengkapi secara global. Dengan mengkombinasikan layanan e-commerce, pengiriman barang dan makanan, transportasi serta keuangan, Grup GoTo akan menciptakan platform konsumen digital terbesar di Indonesia.
Kolaborasi dua perusahaan besar ini juga dicanangkan akan melayani sebagian besar kebutuhan konsumsi rumah tangga. Jaringan mitra usaha dan mitra driver yang tergabung dalam GoTo akan saling melengkapi dan menghadirkan pilihan barang serta jasa yang tak tertandingi.
Selain itu, teknologi ini juga didukung dengan pembayaran digital dan keuangan yang dinilai akan mempermudah kehidupan masyarakat sekaligus meningkatkan inklusi keuangan secara signifikan.
CEO Goto Andre Soelistyo mengatakan, Indonesia memiliki PDB lebih dari USD 1 triliun, serta merupakan negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dengan total penduduk 270 juta. Perusahaannya akan menggarap potensi pertumbuhan ekonomi terbesar bahkan di Asia Tenggara.
"Grup GoTo akan menggarap potensi besar pertumbuhan ekonomi Indonesia terbesar di Asia Tenggara yang memiliki segmen kelas menengah yang terus bertumbuh pesat serta populasi muda yang sangat tanggap teknologi," kata Andre Senin (17/5/2021).
Selain Indonesia, perusahaan kolaborasi ini juga akan mengembangkan pasarnya di tempat Gojek beroperasi. Dengan layanan pengiriman cepat dan jangkauan luas untuk berbagai layanan digital, GoTo menawarkan pengiriman di hari yang sama untuk layanan e-commerce.
GoTo juga akan meningkatkan layanan pembayaran dan keuangannya untuk dapat menjangkau sekitar 140 juta masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses sistem keuangan di Indonesia.
Baca Juga: Gojek - Tokopedia Sudah Merger Tapi Belum Juga Lirik Pasar Modal RI
Gojek dan Tokopedia pertama kali bekerja sama pada tahun 2015 untuk mempercepat layanan pengiriman e-commerce menggunakan jaringan mitra driver Gojek. Kedepannya, Gojek dan Tokopedia akan tetap beroperasi sebagai entitas yang berdiri sendiri, di dalam ekosistem Grup GoTo.
"Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah dengan dibentuknya Grup GoTo serta menandai fase pertumbuhan selanjutnya bagi Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial," imbuhnya.
Menurutnya, hadirnya kolaborasi ini akan membuat mitra driver Gojek memiliki peluang pendapatan lebih besar, antara lain dengan mengirimkan paket dari Tokopedia. Selain diyakini memberikan berbagai manfaat untuk mitra pengusaha di Tokopedia, kolaborasi GoTo juga akan mendekatkan konsumen dengan dengan solusi, kemudahan dan kebutuhan keseharian mereka.
Selanjutnya, Co-Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan bahwa kehadiran GoTo membuktikan bahwa bangsa Indonesia bisa bermimpi dan membuktikannya. Sejak awal, misinya dalam membangun Tokopedia adalah untuk memberikan dampak sosial dalam skala yang besar. Termasuk memberikan kesempatan yang setara bagi UMKM untuk mengembangkan bisnisnya.
"Grup GoTo akan memberikan kemudahan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memperoleh akses terhadap produk dan layanan berkualitas, kapanpun dan dimanapun. Perjalanan untuk mencapai tujuan kami masih panjang,
tetapi hari ini adalah tentang dimulainya langkah bersama," katanya.
Berita Terkait
-
Gojek - Tokopedia Sudah Merger Tapi Belum Juga Lirik Pasar Modal RI
-
Alternatif Nama Saat Gojek dan Tokopedia Gabung, Ada yang Bikin Ngakak
-
Fakta-fakta GoTo Group, Perusahaan Merger Gojek dan Tokopedia
-
Kolaborasi Gojek dan Tokopedia Diyakini Bakal Permudah UMKM Go Digital
-
Kominfo: Merger Gojek - Tokopedia Tonggak Besar Ekonomi Digital Indonesia
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang