SuaraJogja.id - Aksi sosial untuk mendukung Palestina masih terus berdatangan dari masyarakat Indonesia. Kali ini seorang ibu rumah tangga di Sleman yang berinisiatif mendonasikan mobil pribadi yang ia punya untuk membantu warga terdampak agresi militer Israel di Palestina.
Informasi tersebut dibenarkan oleh salah seorang relawan Sahabat Al-Aqsha sekaligus Ketua Takmir Masjid Jogokariyan, Ustaz Fanni Rahman (42) saat dihubungi awak media, Jumat (21/5/2021).
Ustaz Fanni mengungkapkan kendaraan tersebut memang akan disalurkan melalui Yayasan Sahabat Al-Aqsha. Yayasan itu sendiri diketahui berkantor di Rumah Dakwah milik Masjid Jogokariyan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta.
"Menjelang lebaran kemarin dari teman-teman Sahabat Al-Aqsha kedatangan seorang ibu-ibu. Ibu itu cerita waktu mendengar kabar soal Palestina dan Masjid Al-Aqsha itu selama tiga hari ibu itu hanya bisa menangis, bersedih terus karena tidak bisa berbuat apa-apa," kata Ustaz Fanni.
Donasi yang dilakukan ibu tersebut jika menurut rencana akan menggunakan sistem lelang. Sedangkan mobil yang dilelang itu adalah mobil berjenis Kia Picanto tahun 2013 warna silver.
Ustaz Fanni menyebut setelah keprihatinan melihat kondisi yang terjadi di Palestina. Akhirnya sang ibu memutuskan untuk mendonasikan mobil pribadi miliknya tersebut pada 12 Mei 2021 lalu.
Dijelaskan Ustaz Fanni bahwa ibu tersebut langsung menemui pihak yayasan dengan menceritakan kegundahan hati mengenai tragedi yang menimpa Palestina. Sang ibu tersebut juga mengaku kepada pihak yayasan telah yakin untuk berinfaq.
"Tolong ini [mobil] nanti disumbangkan, tapi syukur bisa dilelang agar nanti menjadi lebih banyak, biar ada nilai manfaat lebih," jelasnya menirukan sang ibu.
Melihat kepedulian sang ibu tersebut, kata Ustaz Fanni, Relawan Sahabat Al-Aqsha lantas menerima permintaannya untuk menjadi donatur. Jika sesuai rencana kegiatan lelang tersebut akan dilaksanakan hari ini pukul 13.00 WIB - 24.00 WIB.
Baca Juga: FOTO: Salat Id di Masjid Jogokariyan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat
Lebih lanjut mengenai teknis proses sistem lelang mobil milik ibu tersebut, disampaikan Fanni akan menggunakan sistem tertutup. Dengan hal ini maka penawaran harga akan dikirim melalui layanan pesan singkat WhatsApp dengan nomor 081904214868.
"Lelang dimulai dari Rp. 80 juta karena menyesuaikan harga pasar segitu," imbuhnya.
Yayasan Sahabat Al-Aqsha sendiri disampaikan Ustaz Fanni, terbentuk berlandaskan kepedulian terhadap penderitaan warga Palestina yang diketahui hingga saat ini terdampak oleh agresi militer Israel.
Sebenarnya, Yayasan Sahabat Al-Aqsha juga tidak hanya ada di Yogyakarta. Bahkan jaringannya sudah ada di sejumlah kota-kota besar, mulai dari Jakarta, Depok, Surabaya, dan beberapa kota lainnya.
Ditanya mengenai langkah selanjutnya terhadap hasil lelang tersebut, Ustaz Fanni menyebut akan mengumpulkan menjadi satu dengan donasi lainnya. Sebab Yayasan Sahabat Al-Aqsha juga telah menerima donasi lain khususnya untuk Palestina.
"Donasi yang masuk itu ada macam-macam ya. Misalnya tabungan anak-anak lalu diinfaqan. Ada juga yang mendonasikan perhiasan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
"Nyaman Bersama Mandiri", Langkah Bank Mandiri Jaga Kenyamanan Nasabah Dari Transaksi Hingga Layanan
-
Tiga Kampus Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Satgas Seharusnya Tak Sekadar Formalitas
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini
-
Unisa Yogyakarta Raih Penghargaan JBBA 2026 di Klaster Pendidikan