SuaraJogja.id - Sebagai salah satu perusahaan teknologi terdepan di Indonesia, Gojek kembali menghadirkan program beasiswa untuk anak dari mitra driver-nya. Sebelumnya, program ini sudah dijalankan pada tahun 2020 lalu dan mendapatkan antusias yang cukup tinggi dari mitra driver gojek dan keluarganya.
Head of Indonesian Region Gojek, Gede Manggala menyampaikan pihaknya kembali membuka peluang beasiswa untuk jenjang pendidikan D3 di politeknik yang tersebar di beberapa kota-kota besar Indonesia. Program ini kembali hadir di tahun kedua sebagai wujud komitmen Gojek dalam meningkatkan taraf hidup keluarga mitra Gojek.
"Inisiatif yang telah memasuki tahun kedua ini merupakan bentuk komitmen Gojek untuk terus membantu meningkatkan taraf hidup mitra driver dan keluarga, khususnya melalui pendidikan bagi putra-putri mitra driver yang berprestasi," kata Gede.
Gede menambahkan, jika inisiatif tersebut sejalan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh di bulan Mei. Ia percaya jika pendidikan dapat menjadi kunci untuk mencapai berbagai akses, termasuk salah satunya penghidupan keluarga yang lebih baik di masa depan.
Bulan April sebelumnya, Gojek telah melakukan seleksi terhadap mitra baik driver roda dua maupun empat di Medan, Palembang, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar untuk bisa berpartisipasi dalam inisiatif ini. Saat ini, program beasiswa tahun kedua tengah memasuki tahap seleksi.
Dari ribuan keluarga mitra maupun driver sendiri yang mendaftarkan diri untuk beasiswa di jenjang D3, Gede mengatakan pihaknya akan melakukan seleksi kualitas secara selektif. Selanjutnya, hasil yang lolos seleksi masih akan mengikuti proses seleksi dari pihak politeknik.
"Seluruh penerima beasiswa Gojek 2021 akan diumumkan pada September 2021," imbuhnya.
Gede menambahkan, jika proses seleksi kualitas yang selektif hasilnya akan diketahui beberapa bulan ke depan, yakni pada September 2021. Berpedoman seperti lima tahun yang lalu, program D3 politeknik dipilih karena berorientasi pada praktik kerja.
Sehingga harapan kedepannya, driver maupun keluarganya yang lolos seleksi beasiswa ini bisa segera terserap ke dunia kerja yang berkualitas dan tepat guna. Gede juga menegaskan, jika politeknik yang bekerjasama dengan perusahaannya adalah institusi pendidikan unggulan di daerahnya.
Baca Juga: Manfaat Terbukti Nyata, Gubernur Bali Dukung Pelaksanaan Program Jamsostek
Salah satu penerima beasiswa Gojek tahun 2020, Fadhilla Setianingrum mengaku bersyukur selama enam bulan menjalani kuliah di Teknik Informatika Politeknik Negeri Semarang. Baginya, bagian paling menyenangkan adalah saat belajar mengenai pemrograman.
"Bagian yang paling menyenangkan bagi saya adalah
saat belajar mengenai Pemrograman, dimana di semester ini saya diperkenalkan ke dua bahasa 1 pemrograman, Python dan C," kata Fadhila Minggu (23/5/2021).
Selain berkuliah, Fadhila juga menyibukkan dirinya dengan mengikuti kegiatan ekstrakulikuler seperti Klub Bahasa Inggris. Ia yakin jika pengalaman-pengalaman berharga itu akan bermanfaat untuknya di masa depan.
Bukan hanya beasiswa untuk program D3, Gojek juga memiliki program beasiswa untuk S1. Tahun sebelumnya, Gojek memberikan beasiswa untuk 500 orang mitra driver Gojek. Gede menyebutkan pihaknya bekerjasama dengan Universitas Mahakarya Asia.
Dalam hal tersebut, Gojek bekerjasama dengan Universitas Mahakarya Asia untuk memberikan beasiswa parsial. Dimana 20 persen biaya kuliah akan ditanggung oleh pihak universitas.Selain subsidi biaya, perguruan tinggi juga memberikan kemudahan untuk membayar biaya kuliah dengan dicicil.
Berita Terkait
-
Manfaat Terbukti Nyata, Gubernur Bali Dukung Pelaksanaan Program Jamsostek
-
Beasiswa IISMA: Cara Daftar, Keuntungan, dan Insentif yang Diterima
-
GoTo Group dengan Kendaraan Pengantaran yang Ciptakan Integrasi Layanan
-
Kemenkop UKM: Kolaborasi Bisnis GoTo Bakal Ciptakan Efisiensi Layanan UMKM
-
Viral Efek GoTo! Driver Ojol Ngilu Disuruh Cari Barang Sendiri Sama Seller
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat