SuaraJogja.id - Pelaku pasangan suami istri pengedaran dan penyimpanan uang palsu berinisial HDP (25) dan VDR (26) menyasar pedagang di pasar-pasar di Bantul untuk melancarkan aksinya. VDR sengaja memilih pedagang yang telah berusia lanjut.
Kapolsek Jetis AKP Hatta Azharuddin menjelaskan bahwa pengedaran yang dilakukan pasangan tersebut menyasar ke empat pedagang di Pasar Barongan, Bantul.
"Pelaku awalnya hanya sendiri yaitu VDR. Setelah memberikan uang dan membayar ke pedagang, pelaku langsung pergi," jelas Hatta ditemui wartawan di Mapolsek Jetis, Selasa (25/5/2021).
Korban awalnya tidak sadar jika uang yang diberikan merupakan uang palsu. Namun saat seorang pedagang membeli minuman dengan uang hasil transaksi dengan VDR baru diketahui uang tersebut palsu.
Baca Juga: Curhat Wanita Diawasi Suami Pakai CCTV, Bingung Mendadak Dituduh Selingkuh
"Setelah itu korban mencari pelaku yang ternyata masih ada di sekitar pasar. Situasinya sempat ribut dan menyadarkan pedagang lain yang juga menerima uang palsu dari VDR," kata dia.
Hatta melanjutkan jika pelaku VDR menyasar ke pedagang yang berusia lanjut usia. Pasalnya orang tersebut tak begitu memperhatikan uang yang diberikan pembeli.
"Jadi literasi soal uang palsu ini kan cukup kurang di beberapa kelompok orang. Nah hal itulah yang kemungkinan dimanfaatkan oleh pelaku," terang dia.
Ia mengatakan bahwa hal ini menjadi perhatian bersama masyarakat. Pasalnya hal ini menjadi modus untuk menipu orang awam.
"Jadi perlu diperhatikan lagi uang yang diterima. Apakah mudah luntur ketika kena air?, atau angkanya timbul atau tidak?. Jadi harus cukup jeli," terang dia.
Baca Juga: Modal Rp200 Ribu, Pasutri di Bantul Edarkan Uang Palsu Ditangkap Polisi
VDR dan HDP baru melancarkan aksinya sekali. Usai lebaran, keduanya sudah menyimpan uang palsu senilai Rp500 ribu.
Berita Terkait
-
WNI Ditangkap di Singapura, Diduga Setor Uang Palsu Rp119 Juta ke Bank DBS
-
Otak Pembuat Uang Palsu di Kampus UIN Dipindah ke Rutan Makassar, Ada Apa?
-
Intuisi Tajam Karyawan BRI Berhasil Bongkar Sindikat Pabrik Uang Palsu di Makassar
-
Rencana Cetak Rp20 Triliun Uang Palsu di Kampus UIN Alauddin Gagal Karena Ini
-
Bisnis dan Kekayaan Annar Sampetoding, Pengusaha Siner Group
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo