SuaraJogja.id - Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo mengukuhkan pengurus Desa Mandiri Budaya di Kalurahan Sabdodadi Kapanewon Bantul Kabupaten Bantul. Sabdodadi sendiri merupakan satu-satunya desa yabg berhasil menyabet gelar tersebut dan mendapatkan perhatian langsung dari Pemerintah Provinsi DIY, melalui Dinas Kebudayaan.
Dalam kesempatan tersebut, Joko mengucapkan terima kasih kepada Lurah Sabdodadi Siti Fatimah karena sudah membuktikan kemampuan dan kualitasnya menyabet gelar tersebut. Menurut Joko, gelar desa budaya mandiri sendiri merupakan gelar paling tinggi. Untuk mendapatkannya sendiri ada empat hal yang harus dipenuhi.
Di antaranya ditetapkan sebagai desa budaya, ditetapkan sebagai desa wisata, selanjutanya diakui juga sebagai desapreneur, dan terakhir termasuk sebagai desa prima. Kalurahan yang dipimpin oleh lurah perempuan ini, bisa membuktikan kualitasnya dalam melakukan pemberdayaan terhadap penduduk berjenis kelamin wanita.
"Desa mandiri budaya itu wujud predikat yang paling tinggi, di bawahnya ada desa budaya, desa rintisan budaya. Prosesnya sendiri tidak mudah, harus masuk dalam beberapa kriteria," kata Joko di Kalurahan Sabdodadi, Kamis (10/6/2021).
Baca Juga: Genjot Vaksinasi di Bantul, Agus Minta Warga Tak Perlu Takut dengan Vaksin AstraZeneca
Pemerintah Kabupaten Bantul sendiri melalui Dinas Kebudayaan mengajak kepada seluruh pengurus yang dikukuhkan hari ini, untuk mengingat empat hal penting. Seperti yang tertuang dalam Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang pemeliharaan dan pembinaan kebudayaan.
Empat hal itu adalah kepengurusan yang terbentuk harus membangu Lurah dalam menguatkan karakter dan jati diri masyarakat, mewujudkan nilai-nilai budaya DIY dalam lembaga permasyarakatan dan pemerintah, mengembangkan kebudayaan DIY untuk meningkatkan ketahanan, dan kontribusi budaya di DIY di tengah peradaban budaya.
Joko menambahkan, jika dinobatkannya Sabdodadi menjadi desa mandiri budaya tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di DIY, ada 18 kalurahan yang mendapatkan predikat tersebut dan di Bantul baru ada satu. Kedepannya desa-desa tersebut akan mendapatkan perhatian dari Gubernur DIY melalui Dinas Kebudayaan.
"Dinobatkannya Sabdodadi jadi Desa Mandiri Budaya setting goalsnya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Joko.
Masing-masing kalurahan akan mendapatkan dana sebesar Rp1 M. Joko menghimbau agar tidak melihat pada nominal yang diberikan, namun tanggungjawab empat hal yang disebutkan sebelumnya harus diperhatikan. Namun, Joko optimis subsidi tersebut akan bisa membawa Sabdodadi menjadi desa berprestasi.
Baca Juga: Jalani Vaksinasi, Ngadilah Tak Lagi Waswas Berjualan di Pasar Bantul
Sementara Lurah Kalurahan Sabdodsdi, Siti Fatimah mengatakan jika prestasi yang diraih saat ini merupakan hasil kerjasama dari seluruh pihak. Ia mengaku bersyukur bisa menjadi salah satu kalurahan yang meraih gelar Desa Mandiri Budaya. Kedepannya ia mengaku akan meningkatkan kinerja untuk mensejahterakan warga.
Berita Terkait
-
Kasus Dugaan Korupsi Dinas Kebudayaan DKI: Wali Kota Jakpus Diperiksa, 2 Saksi Mangkir
-
Gelar Kunjungan Industri, Siswa MAN 2 Bantul Praktik Olah Bandeng Juwana
-
Kasus Korupsi Dinas Kebudayaan DKI: Wali Kota Jakbar dan Sejumlah Direktur Perusahaan Diperiksa
-
Mempelajari Pembentukan Pulau Jawa di History of Java Museum
-
MAN 2 Bantul Terima Wakaf dari Keluarga Almh Hj. Munifah binti Istamar
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo