SuaraJogja.id - Gelaran Pilpres 2024 memang masih lama, tetapi tensinya sudah mulai terasa dalam beberapa bulan terakhir. Salah satu nama yang tengah jadi perhatian yakni sosok Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang dalam sejumlah survei masuk peringkat teratas dibanding dengan tokoh lainnya yakni Prabowo Subianto, Ridwan Kamil hingga Anies Baswedan.
Sebut saja survei yang dilakukan Sahabat Ganjar, kelompok relawan yang mengusung Ganjar menuju RI 1 pada 2024 mendatang. Relawan tersebut mengklaim dari survei internal yang dilakukan tim Sahabat Ganjar pada dua pekan akhir Mei 2021 lalu, nama Ganjar keluar di posisi pertama.
Survei dilakukan kepada sekitar 2.000 koresponden di berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar, Medan dan Balikpapan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 persen suara memilih Ganjar layak menjadi Presiden RI pada 2024 mendatang
Sedangkan 24 persen responden memilih Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di posisi selanjutnya dengan 13 persen suara.
"Dari survei yang kami lakukan secara daring dan menyasar pemilih berusia 18- 40 tahun, pak ganjar memperoleh suara terbanyak hingga 65 persen. Sampling error survei ini sebesar 2,7 persen," ungkap Ketua Umum Sahabat Ganjar, Lenny Handayani usai deklarasi Sahabat Ganjar untuk Pilpres 2024 di Pabrik Cerutu Tarumartani Yogyakarta, Minggu (20/06/2021).
Menurut Leny, tingginya dukungan pada sosok Ganjar salah satunya karena keaktifannya di media sosial (medsos). Tak hanya menyapa dan mendatangi masyarakat lewat medsosnya, Ganjar bahkan mempromosikan beragam UMKM sebagai bentuk dukungan peningkatkan perekonomian warga.
Ada sekitar 100 produk UMKM yang dipromosikan politisi PDIP tersebut setiap minggunya dari DIY, Jateng, Jatim, Jabar hingga Bali. Sehingga UMKM di berbagai daerah pun kebanjiran order.
"Program ini memberikan manfaat positif bagi UMKM di berbagai daerah,” ungkapnya.
Elektabilitas Ganjar yang cukup tinggi tersebut, lanjut Leny yang akhirnya membuat mereka mengusung Ganjar untuk terjun melalui gerakan Sahabat Ganjar guna menghadapi Pilpres 2024. Gerakan yang dimulai di DIY tersebut diinisasi berbagai elemen organisasi kemasyarakatan.
Baca Juga: Kill The DJ: Ngurus Pandemi Saja Belum Beres, Sudah Gagas Pilpres 2024!
"Namun kami tidak ada kaitannya dengan partai politik. Terkait adanya masalah di partai soal Pak Ganjar, biarlah itu diselesaikan secara internal di sana," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Ganjar Pranowo Minta Penyintas Ngevlog Ceritakan Bahaya Varian Baru Covid-19
-
Seknas Jokowi Jateng Nyatakan Dukung Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024
-
Ganjar Pranowo Minta Masyarakat Tingkatkan Imunitas lewat Gerakan Minum Jamu
-
Dizalimi Partai Sendiri, Ganjar Pranowo Disebut Kecipratan Tambahan Elektabilitas
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo