SuaraJogja.id - Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul tercatat paling tinggi di Kapanewon Banguntapan pada Selasa (22/6/2021). Sebanyak 77 orang tercatat terkonfirmasi positif Covid-19 dan paling tinggi se-Kabupaten Bantul.
Panewu Banguntapan Fauzan Muarrifin menjelaskan bahwa pihaknya membenarkan hal tersebut. Ia menyampaikan, memang banyak terjadi kasus baru di beberapa lokasi.
"Kemarin sore memang ada penambahan kasus menonjol, seperti di Warung Soto wilayah Tamanan. Terdapat 3 orang positif dan ada warga lain di wilayah tersebut yang juga terkonfirmasi Covid-19. Apakah itu berkaitan atau tidak kami belum tahu," kata Fauzan dihubungi wartawan, Rabu (23/6/2021).
Tak hanya di Wilayah Tamanan, di Dusun Potorono, Tegaltandan, Wonocatur, serta Plumbon juga muncul kasus baru Covid-19.
"Yang di Potorono ini karena warga melakukan perjalanan ke luar daerah. Jika tidak salah ke Kalimantan lalu pulang ke Bantul," kata dia.
Wilayah Dusun Tegaltandan dan Wonocatur, lanjut Fauzan, karena ada penambahan kasus dengan kasus sebelumnya.
"Nah yang di wilayah ini karena ada kontak erat dengan kasus sebelumnya. Ada yang cek mandiri lalu hasilnya positif dan satu lagi kasus ditutupnya swalayan yang ada di sana," kata Fauzan.
Dirinya merinci, di warung soto wilayah Tamanan terdapat 3 orang positif Covid-19. Selanjutnya di Toko Swalayan sebanyak 10 orang. Sementara kasus yang di Tegaltandan terdapat 15 orang. Sisanya terjadi di wilayah lain.
"Untuk tracing pada kasus Warung Soto dan Swalayan sudah selesai. Swab PCR juga sudah dilakukan. Swalayan sudah kembali beroperasi karena kasusnya sudah 10 hari lalu," terang dia.
Baca Juga: Orangtua Wajib Tahu! Begini Ciri Anak Positif Covid-19 dan Pencegahannya
Sementara Warung Soto masih akan ditutup. Rencananya hingga sepekan ke depan akan dilakukan penutupan terlebih dahulu.
"Kami mengetatkan dan membatasi aktivitas para warga sementara waktu. Para pembeli kami minta saat berbelanja atau membeli di tempat usaha ini dalam waktu dekat kemarin segera ke puskesmas jika mengalami gejala Covid-19," jelas dia.
Hingga Selasa kemarin, terdapat 61 orang yang dinyatakan sembuh di Banguntapan. Lalu 14 orang menjalani isolasi. Sementara kasus meninggal dunia karena Covid-19 terdapat 2 orang.
Berita Terkait
-
Orangtua Wajib Tahu! Begini Ciri Anak Positif Covid-19 dan Pencegahannya
-
Waspada! Virus Corona Varian Delta Lebih Banyak Serang Usia 18 Tahun ke Bawah
-
Juragan 99 Gilang Widya Pramana dan Anaknya Positif Covid-19
-
3 Pegawai Positif COVID-19, K-Mart di Grand Wijaya Kebayoran Baru Ditutup 3 Hari
-
Heboh Anggota Dewan Positif Covid-19 Sempat Hadiri Rapat Paripurna, DPRD Jember Lockdown
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan
-
Tak Sekadar Soal Reformasi 1998, Laut Bercerita Angkat Duka Keluarga Korban Penghilangan Paksa
-
BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
Bikin Pembatik Jogja Bernapas Lebih Lega, Inovasi Lilin Ini Ternyata Berasal dari Bahan Tak Terduga