SuaraJogja.id - Video memilukan peti pasien Covid-19 turut mendatangkan kesedihan bagi warganet. Video TikTok itu viral setelah diunggah akun @perawatbnnkkr pada Kamis (24/6/2021).
Tampak dalam video, tiga orang ber-APD mendorong peti di halaman rumah sakit, disaksikan banyak orang.
Rupanya, isi peti tersebut merupakan jenazah seorang tenaga kesehatan atau nakes di sebuah rumah sakit di Bekasi.
"Ini temen aku sekaligus sebagai nakes dan pahlawan covid di sebuah salah satu RS daerah Bekasi," tulis pengunggah video.
Menurut keterangan yang dituliskan @perawatbnnkkr, nakes tersebut meninggal karena terpapar Covid-19.
Mengembuskan napas terakhir dalam kondisi hamil, nakes tersebut pergi untuk selamanya bersama bayi dalam kandungan.
"Dia sedang hamil, namun harus tetap bekerja di masa pandemi karena sudah menjadi kewajiban seorang nakes," ungkap @perawatbnnkkr.
Seorang pria ber-APD yang turut mengantar peti tersebut kemudian terlihat sesenggukan.
Tampak tak kuasa menahan kesedihan, ia kemudian lemas sampai terjongkok di bawah peti.
Baca Juga: Wabup Garut Kecam Insiden Pemukulan Perawat oleh Keluarga Pasien COVID-19
Pria itu, kata @perawatbnnkkr, juga seorang nakes dan suami dari korban Covid-19 yang meninggal dunia.
"Yang jongkok itu suaminya, Ners S yang tabah ya ronnnn. Gimana nyeseknya ditinggal istri + adik bayi dalam kandungan," terang @perawatbnnkkr.
Di akhir video, @perawatbnnkkr menuliskan doa supaya nakes yang jenazahnya berada di dalam peti husnulkhatimah.
"Semoga Teh Is husnulkhatimah aamiin, dan insyaallah syahid. Terima kasih sudah menjalankan peran nakes dan pahlawan covid, tugasmu sudah selesai. Allah lebih sayang Teh Is dan adik bayi," ungkapnya.
Selama 13 jam setelah diunggah, video itu sudah mendapat lebih dari 271 ribu likes dan banjir ungkapan duka serta doa dari para pengguna TikTok.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Wabup Garut Kecam Insiden Pemukulan Perawat oleh Keluarga Pasien COVID-19
-
Duh! Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Karanganyar Penuh, Pasien Dipulangkan
-
Seluruh Pasien Covid-19 Asal Kudus Sudah Dipulangkan dari Asrama Haji Donohudan
-
Disulap jadi Ruangan Pasien Covid-19, Asrama Haji Pondok Gede Siapkan 3.308 Kamar Isoman
-
Baru 2 Hari Didirikan, Tenda Darurat RSUD Kota Bekasi Dibludaki Pasien
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Menjajal 5G di Kereta Jogja-Solo, XLSMART Tembus 200 Mbps
-
UGM Buka Suara Soal Tarif Wisdom Park: Pengelola Hanya Beri Edukasi, Tidak Ada Pemungutan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig