SuaraJogja.id - Honda kembali melakukan penyegaran pada salah satu produknya. Kali ini giliran Honda Super Cub C125 yang siap berganti wajah.
Dilansir dari motorcyclenews, Honda akan melakukan beberapa perubahan pada Super Cub C125. Perubahan ini tampak pada tampilan serta mesin yang lebih ramah lingkungan.
Ubahan pada mesin dilakukan untuk memenuhi regulasi standar Euro5.
Sedangkan pada tampilan, perubahan terlihat pada kursi penumpang. Nantinya, di kursi penumpang terdapat bantalan pembonceng yang bikin nyaman.
Pada pijakan kaki akan kembali ke sebelumnya menjadi standar. Sementara pegas garpu dan sokbreker baru juga diberikan untuk meningkatkan kualitas.
Ngomongin soal mesin, motor ini menggunakan mesin 4 percepatan semi otomatis. Motor ini dibekali mesin 1 silinder SOHC berkapasitas 124 cc.
Dengan mesin tersebut, motor ini mampu memuntahkan tenaga hingga 9,65 dk dengan torsi maksimal 10,4 Nm.
Perubahan memang terlihat kecil sekali peningkatannya, tepatnya cuma 0,13 dk dibanding Honda Super Cub C125 lama.
Soal harga memang masih belum bisa dipastikan meski demikian, Honda Super Cub C125 ini diprediksi akan dihargai mulai 3.499 poundsterling atau setara dengan Rp 70,5 jutaan.
Baca Juga: Honda Monkey Mendapatkan Penyegaran Kembali, Harganya Bikin Mikir
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Prioritaskan Pelayanan Masyarakat, Pemkab Sleman Tak Berlakukan WFH Satu Hari Sepekan bagi ASN
-
Terkoneksi di Sleman, Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Resmi Tersambung Secara Fisik
-
Paradoks Pariwisata pada Libur Lebaran, Okupansi Anjlok Saat 1,9 Juta Wisatawan Berlibur di Jogja
-
Perkuat Gelar Pahlawan, Peneliti Temukan Sederet Bukti Pelanggaran Hukum terhadap Sultan HB II
-
Patehan: Legasi Budaya Minum Teh Ala Raja di Royal Ambarrukmo Yogyakarta