SuaraJogja.id - Hingga Sabtu (26/6/2021), total kasus positif Covid-19 di DIY telah menembus angka 57.028. Jumlah tersebut termasuk dengan tambahan 782 kasus baru yang tercatat pada Sabtu.
Sama seperti hari sebelumnya, Kabupaten Sleman menjadi wilayah dengan penularan Covid-19 paling banyak. Pada Sabtu ini, tambahan kasus Covid-19 di Sleman mencapai 320 pasien.
Kemudian, Kabupaten Bantul mengikuti dengan 246 kasus, Kota Yogyakarta 104 kasus, Kabupaten Kulon Progo 62 kasus, dan Kabupaten Gunungkidul 50 kasus.
Sementara itu, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal bertambah lebih banyak dari hari sebelumnya, Jumat (25/6/2021). Jika hari sebelumnya ada 16 pasien, pada Sabtu ini di DIY terdapat 22 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. Berikut rinciannya, seperti dilansir laporan Pemda DIY:
- Kasus 51.984: Perempuan, 63 th, Bantul
- Kasus 54.723: Perempuan, 58 th, Sleman
- Kasus 46.454: Perempuan, 47 th, Bantul
- Kasus 48.595: Laki-laki, 58 th, Sleman
- Kasus 48.794: Perempuan, 27 th, Gunungkidul
- Kasus 49.596: Laki-laki, 37 th, Bantul
- Kasus 50.283: Laki-laki, 50 th, Sleman
- Kasus 56.367: Perempuan, 70 th, Sleman
- Kasus 56.733: Laki-laki, 78 th, Sleman
- Kasus 56.913: Perempuan, 56 th, Sleman
- Kasus 57.017: Perempuan, 27 th, Gunungkidul
- Kasus 57.018: Laki-laki, 81 th, Bantul
- Kasus 57.019: Laki-laki, 56 th, Bantul
- Kasus 57.020: Laki-laki, 40 th, Gunungkidul
- Kasus 57.021: Laki-laki, 63 th, Gunungkidul
- Kasus 57.022: Laki-laki, 67 th, Gunungkidul
- Kasus 57.023: Perempuan, 76 th, Gunungkidul
- Kasus 57.024: Perempuan, 58 th, Gunungkidul
- Kasus 57.025: Perempuan, 59 th, Gunungkidul
- Kasus 57.026: Perempuan, 45 th, Gunungkidul
- Kasus57.027: Laki-laki, 59 th, Gunungkidul
- Kasus 57.028: Laki-laki, 67 th, Sleman
Di sisi lain, kasus sembuh pada Sabtu tercatat sebanyak 233 pasien. Jumlah pasien Covid-19 yang telah sembuh ini paling banyak berasal dari Bantul, yaitu 82 kasus, lalu Sleman 76 kasus, Gunungkidul 28 kasus, Yogyakarta 24 kasus, dan Kulon Progo 23 kasus.
Dari laporan tersebut, maka pada Sabtu ini persentase tingkat kesembuhan Covid-19 di DIY sebesar 82,69 persen, sedangkan tingkat kematian 2,56 persen.
"Jumlah total Tempat Tidur (TT) di RS Rujukan baik TT Critical maupun Non-Critical per Sabtu (26/06) adalah sebanyak 1.285 dengan rincian sebagai berikut:
TT CRITICAL (Ketersediaan: 140, Penggunaan: 115, Sisa: 25)
TT NON CRITICAL (Ketersediaan: 1.145, Penggunaan: 948, Sisa: 197)," ungkap @humas_jogja.
Atas meroketnya kasus Covid-19 saat ini, masyarakat diminta menjaga kebersihan sesuai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan mengetatkan penerapan protokol kesehatan.
"Mohon tetap berada di rumah dan jika terpaksa keluar rumah harap jaga jarak aman. Tingkatkan imun tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan berolahraga teratur," tambah @humas_jogja.
Baca Juga: Ini Ciri-ciri Pasien Covid-19 yang Tak Perlu ke RS dan yang Wajib Dirawat di Rumah Sakit
Berita Terkait
-
Ini Ciri-ciri Pasien Covid-19 yang Tak Perlu ke RS dan yang Wajib Dirawat di Rumah Sakit
-
Kebutuhan Oksigen Menipis, IDI DIY Minta Warga Bergejala Sedang Covid-19 Tak Meremehkan
-
LaporCovid-19: Banyak RS Tolak Pasien Corona karena Kurang Tempat Tidur
-
150 Dokter di DIY Positif Covid-19, IDI Minta Lansia dengan Komorbid Kerja dari Rumah
-
Suami Sembuh, Zaskia Adya Mecca : Alhamdulillah Drama Covid-19 Terlewati
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Tekanan Ekonomi Meningkat, Pemkot Yogyakarta Didorong Luncurkan KUR Daerah Bunga Hingga Nol Persen
-
Duh! Gara-gara Nilai Rupiah Anjlok, Target Pembangunan Infrastruktur DIY Terancam Meleset
-
MBG Bakal Libatkan Kantin Sekolah, Pemda DIY Minta Skema Kerja Sama Dibuat Jelas
-
Nasib Anak Difabel DIY Masih Bergantung Bantuan Luar Negeri, Alat Bantu Pun Tak Ditanggung BPJS
-
Sikapi Tekanan Ekonomi, Pengamat Sebut Probabilitas Terjadinya '98 Jilid 2' Masih Rendah