SuaraJogja.id - Sebuah video seorang perempuan yang diduga influencer keluar dari mobil disambut menggunakan karpet merah ramai jadi sorotan di sosial media.
Dalam sebuah video singkat yang diunggah akun @memomedsos tampak seorang perempuan mengenakan hijab keluar dari mobil. Sebelum perempuan tersebut keluar tampak sejumlah pria menggelar karpet merah di hadapannya.
Bak seorang ratu, perempuan tersebut turun melangkah melewati karpet merah tersebut. Terlihat saat perempuan tersebut turun mendapat sambutan sekumpulan anak yang telah menantinya di pinggir jalan.
Video singkat yang mempertontonkan perempuan bak ratu disambut karpet merah itu mencuri perhatian.
Beberapa netizen penasaran mengenai siapakah sosok yang tengah disambut karpet merah itu.
"Saha eta?" kata bhil*****
"Itu siapa? Gue mau jadi fansnya caranya gimana ya?" kata andhi****
"kirain Syahrini," komentar Reni****
"Siapa sih ini makhluk..kaya bukan penduduk bumi," tulis chaa****
Baca Juga: Influencer Pasang Tarif Rp 200 Juta untuk Live Streaming Persalinan, Tertarik Nonton?
Sementara netizen lain menulis bahwa sosok perempuan yang disambut karpet merah itu merupakan influencer asal Aceh, Herlin Kenza.
"Herlin Kenza," tulis rena****
"Dia @herlinkenza," kata why****
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat