SuaraJogja.id - Polda DIY mengirimkan 100 tabung oksigen ke RSUP Dr Sardjito. Pengiriman tabung oksigen dilakukan RS tersebut diketahui mengalami kekurangan stok oksigen beberapa hari terakhir.
Sebelumnya beredar informasi di media sosial (medsos) Twitter dari akun @asaibrahim, yang mengunggah surat dari Manajemen RSUP Dr Sardjito yang mengalami krisis oksigen. Surat yang diunggah pada Sabtu (3/7/2021) pukul 20.44 WIB, menyebutkan kelangkaan oksigen ini baru bisa diatasi pada Minggu (4/7/2021) pukul 12.00 WIB.
"Karenanya kami mengirimkan 100 tabung oksigen ke RSUP Dr Sardjito pada [sabtu] malamnya, sekitar pukul 24.00 WIB," ungkap Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, Minggu.
Menurut Yuliyanto, 100 tabung oksigen yang disalurkan ke Sardjito berasal dari RS Bhayangkara. Awalnya selain RS Bhayangkara, tabung oksigen juga dialokasikan untuk Urkes di Polres Jajaran.
"Namun melihat situasi di sardjito yang urgen, maka pimpinan berkeputusan untuk mendahulukan Sardjito. Hal ini dimungkinkan karena beban pasien di RS Bhayangkara dan urkes polres jajaran tidak seberat di Sardjito," paparnya.
Seperti diketajui, stok oksigen di Sardjito mulai menipis pada Sabtu siang. Pasien dari berbagai tempat mulai masuk ke RS tersebut sejak Jumat (2/7/2021) secara bersamaan.
Kebutuhan oksigen dan jumlah pasien di Sardjito terus saja bertambah. Akibatnya stok makin menipis, tidak hanya untuk oksigen sentral berupa likuid, tetapi juga oksigen tabung.
RS tersebut pun kemudian melakukan koordinasi dan persiapan dengan sejumlah pihak, termasuk melakukan pertemuan lanjutan untuk memastikan kecukupan persediaan oksigen dengan penyedia hingga muncullah surat krisis oksigen dari Manajemen RSUP Dr Sardjito yang viral tersebut.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: 63 Pasien RSUP Dr Sardjito Dikabarkan Meninggal Kehabisan Oksigen, Begini Kata Pihak RS
Berita Terkait
-
63 Pasien RSUP Dr Sardjito Dikabarkan Meninggal Kehabisan Oksigen, Begini Kata Pihak RS
-
RSUP Dr Sardjito Krisis Stok Oksigen, Begini Kondisi Pasien yang Dirawat
-
Tiga Pria Keroyok Perawat Puskesmas Kedaton, Gara-garanya tak Dipinjami Tabung Oksigen
-
CEK FAKTA: Benarkah Aerator Akuarium Ikan Dapat Dijadikan Alat Oksigen?
-
Pasokan Oksigen RSUP Dr Sardjito Dikabarkan Menipis, Berisiko Ganggu Perawatan Pasien
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Dana Desa 2026 Terancam Dipangkas, Pengembangan Koperasi Merah Putih di Bantul Terkatung-katung
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan