SuaraJogja.id - Awkarin baru-baru ini menjadi perbincangan seusia menyebut nama Jesus saat memberi makan ular. Tak sedikit dari warganet yang dibuat penasaran lantaran, selebgram tersebut diketahui punya latar belakang agama seorang muslim.
Diketahui lewat akun Instagramnya, Awkarin beberapa waktu lalu mengunggah video sedang memberi makan ular dengan seekor tikus putih.
Pengalaman itu merupakan kali pertama ia memberi makan ular.
“First time feeding (pertama kali memberi makan) @thunderstormthesnakes DAMNNNNN,” katanya seperti dilansir dari Hops.id.
Awkarin pun terkejut ketika melihat seekor tikus yang ia berikan sudah disantap oleh ular yang ada dalam kotak kaca itu. Namun, ia berusaha untuk tetap baik-baik saja.
“Jesus. Haha as a mother I can handle this (sebagai seorang ibu aku bisa mengatasi ini),” sahut Karin.
Unggahan itu lantas dikomentari banyak spekulasi dari warganet. Namun kata Jesus yang disebut Awkarin lah yang menjadi sorotan netizen.
“Dari sekian banyak netizen yang komen pasti entar muncul netizen yang permasalahin Jesus, percaya deh,” ujar warganet.
“Dah pasti huehehe,” balas Awkarin.
Baca Juga: Awkarin Angkat Bicara Masalah Keanu Vs Gya Sadiqah, Malah Dibilang Nggak Paham
“Ngemeng Jesus biar apa rin? Keren? Biar baratnya wow yeah? Hmm,” ucap netizen lain.
“Wow yeahhh???,” ungkap Karin.
Meski begitu, tak sedikit juga warganet yang menilai bahwa perkataan Awkarin dalam video itu tidak berhubungan dengan agama.
Mantan kekasih Gaga Muhammad tersebut menyematkan dua pendapat warganet yang dinilai sependapat dengan dirinya.
“Gue orang Kristen, tapi sering banget kok bilang Astagfirullah, ya Allah (re: Alloh), tap gue tetap mengimai agama gue yaitu Kristen. Kayaknya enggak salah deh ngomong Jesus, yang salah itu orang yang komen,” tutur warganet.
“Di sebagian belahan dunia kata-kata Geez, jeez, Jesus etc bisa diartikan cara mengekspresikan keterkejutan dalam bahasa siang/gaul, takjub, etc kata lain mungkin yang lebih familiar dang! wow! bam!,” jelas warganet lain.
Sebelumnya, Awkarin sempat membuka QnA di kanal YouTube-nya. Ibu Awkarin menjelaskan pendapatnya terkait putrinya yang memiliki tato di lengannya. Menurutnya, tak seharusnya cewek 23 tahun itu memilik tato sesuai dengan ajaran agama yang dianut mereka, yakni Islam.
“Sempet kaget sebagai orangtua ya. Penginnya sih enggak usah pakai tato ya. Sesuai dengan ajaran agama kita, muslim seharusnya sih tidak. Apalagi perempuan, laki-laki sebenarnya (juga) enggak boleh sih pakai tato,” ujar ibu Awkarin.
Begitu pun dengan ayahnya yang sependapat dengan pernyataan bijak ibu Awkarin. Namun, baik ayah maupun ibundanya tak memaksa Awkarin untuk buru-buru menghapus tatonya. Hal itu karena mereka percaya bahwa semua butuh proses.
“Awalnya ya pasti kaget, tapi ya itu tadi semuanya butuh proses. Kadang rencana yang di atas kita enggak tahu, jadi suatu saat kita ya berharap lah (Awkarin) bisa lebih dewasa, lebih berubah jadi anak yang baik seperti apa yang mamanya bilang tadi,” pungkas ayah Awkarin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Prambanan Shiva Festival: Ketika 1.008 Dipa Menyatukan Spiritualitas, Budaya, dan Pariwisata Global
-
Siaga di Parangtritis, SAR Antisipasi Lonjakan Wisawatan Padusan Jelang Ramadan 2026
-
Prioritaskan Pedagang dari Warga Lokal, Ratusan Lapak Siap Meriahkan Kampung Ramadan Jogokariyan
-
37 Ribu Penonton Hadiri IHR Jateng Derby 2026, Musisi Ndarboy Kaget Karena Dua Hal Ini
-
BRI Buka Desa BRILiaN 2026, Target 6.000 Desa Berdaya