SuaraJogja.id - Di awal Juli 2021, Rumah Sakit Siloam Yogyakarta kembali membuka layanan vaksinasi Covid-19 bagi perusahaan. Simak di bawah ini untuk alur pendaftaran suntik vaksin Covid-19 di RS Siloam Jogja.
Persyaratan yang ditentukan RS Siloam Jogja untuk mendapatkan vaksin Covid-19, salah satunya, bagi pelaku usaha/ekonomi/pelayan publik dari perusahaan, wajib mendaftarkan perusahaannya dengan membuat surat permohonan vaksinasi kepada Siloam Hospitals Yogyakarta.
Selain itu, pelaku usaha/ekonomi/pelayan publik yang boleh ikut vaksinasi Covid-19 di RS Siloam Jogja adalah mereka yang perusahaan, lokasi usaha, atau kantornya berada di wilayah kotamadya, dilengkapi dengan membawa surat keterangan kerja atau izin usaha.
Sementara itu, usia minimal peserta vaksinasi di RS Siloam Jogja adalah 18 tahun. Mereka harus memiliki KTP kotamadya atau berdomisili di Kota Yogyakarta dengan membawa surat domisili.
Begitu surat permohonan vaksinasi selesai diverifikasi, calon peserta bisa mulai melakukan pendaftaran.
Alur pendaftaran vaksinasi Covid-19 di RS Siloam Jogja diawali dengan mengunduh aplikasi MySiloam dan mengisi e-form di menu C19 Vaccine dengan huruf kapital. Berikut link untuk download aplikasi MySiloam:
- App Store: https://apps.apple.com.id/app/mysiloam/id1456325611
- Play Store: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.siloam.android
Reservasi vaksinasi Covid-19 di RS Siloam Jogja hanya dilayani melalui aplikasi di atas dan berlaku mulai 1 Juli 2021.
Setelah mendaftar, calon peserta datang ke lokasi vaksinasi Covid-19 tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan. Calon peserta wajib membawa KTP asli dan fotokopi KTP.
Pelayanan vaksinansi Covid-19 dilaksanakan di atrium Lippo Mall Yogyakarta mulai pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Sehari Layani 150 Peserta, Simak Syarat Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 RSU Sakina Idaman
Setiap hari, RS Siloam Jogja menyediakan kuota 250 orang untuk vaksinasi. Vaksin yang digunakan adalah Coronavac.
Berita Terkait
-
Sebut Masjid Ditutup tapi Gereja Buka, Pria Ini Diciduk Polisi di Garut
-
Kota Pontianak Target Vaksinasi COVID-19 150 Ribu Warga Sampai Akhir Juli 2021
-
Jangan Coba-coba 'Nakal' Masuk Surabaya, Ada Tim Khusus Pemantau Surat Hasil Swab
-
Pemprov Bali Mulai Vaksinasi Covid-19 Anak-anak
-
PPKM Darurat Jangan Panik! Ini Beberapa Tempat untuk Vaksin di Kota Semarang
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
- Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris
Pilihan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
Terkini
-
Erna dan Ari, Pasangan Atlet Disabilitas yang Tumbuh Bersama Lewat Warung Kelontong
-
DIY Masuk Periode Kekeringan Berkepanjangan, Tiga Kabupaten Dibayangi Kebakaran
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang