SuaraJogja.id - Cerita seorang mahasiswa Indonesia mendapat standing applause seusai mengisi pidato kelulusan di Boston University viral di media sosial.
Dikutip dari akun TikTok @abd.gaf, terlihat sebuah video tentang dirinya yang mendapat kesempatan untuk memberikan pidato sambutan dalam kegiatan kelulusan mahasiswa di Boston University 2018 silam.
Dalam kesempatan tersebut, pria bernama Abdul Gofur tersebut membuka pidato dengan menceritakan asal muasalnya dari Indonesia yang khas dengan keramahannya.
"Kalau dilihat dari aksen saya jelas bukan dari Amerika. Saya berasal dari sebuah negara yang matahari bersinar sepanjang tahun dengan orang-orang yang selalu tersenyum dan bersyukur apapun yang terjadi, saya dari Indonesia," ucapnya disambut tepukan tangan hadirin.
Melanjutkan pidatonya, Abdul Gofur kemudian mulai bercerita tentang bagaimana ia memulai semuanya dari sebuah impian hingga akhirnya bisa melanjutkan studi ke Amerika, tepatnya di Boston University.
Ia mengaku keinginannya untuk menempuh pendidikan di Amerika bermula dari mimpi kecil tentang superhero idolanya mulai dari Spiderman hingga Wolverine.
"Dimulai dari sejumlah film hollywood itulah menjadi pemicu mimpi saya bawah suatu saat saya akan mengunjungi Amerika. Dan sekarang mimpi itu terwujud saya tak hanya berkunjung tapi bisa menempuh studi selama 2 tahun di sini," ungkapnya.
Mengenai studinya di Boston University selama 2 tahun, Abdul Gofur mengaku belajar tentang banyak hal, mulai dari lelaku kerja keras, kritis hingga mengenai kebiasaan serta kebudayaan dari para mahasiswa lain yang berasal dari beragam negara.
"Karena kalian saya menyadari masih banyak yang harus saya lakukan agar bisa sebaik kalian semua," lanjutnya.
Baca Juga: Pidato Jokowi di Forum Rektor: Jangan Memagari Disiplin Ilmu Terlalu Kaku!
Menjelang akhir pidatonya, Abdul Gofur memberikan pesannya untuk semua rekan-rekannya yang akan segera menjalani kehiduapan sebenarnya di luar kampus.
Ia berharap setelah keluar nanti, generasi seangkatannya bisa turut memberikan perannya masing-masing secara positif di lingkungan sekitarnya, di negaranya bahkan saling bergandengan tangan membangun dunia menjadi lebih baik.
"Teman teman suatu hari ini ini akan jadi kenangan, beberapa di antara kita mungkin sudah jadi pengacara, hakim atau jaksa dan mungkin beberapa mengambil jalan sunyi dan beberapa di antara kita akan jadi pimpinan di negara kita masing-masing".
"Ini mungkin sangat naif tapi saya berharap generasi kita bisa membuat dunia lebih baik dan lebih damai. Aku lihat kalian bekerja sama di Boston University Law tanpa melihat kewarganegaraan satu sama lain. dan aku tahu bahwa kerja sama internasional dan kesepahaman global bukanlah fantasi".
"Hari ini ketika kita meninggalkan tempat ini, kita akan pergi ke sana dan mengatasi segala tantangan yang ada. Ini kemenangan pertama dari banyak kemenangan selanjutnya. Tapi ingat selalu jalan tidak akan pernah mudah. Karena hal-hal besar tak bisa diraih dengan mudah," ucapnya.
Di akhir pidato, Abdul Gofur mengucapkan kata terima kasih atas segala yang pengalaman yang diberikannya selama di Boston. Penutup pidatonya pun disambut standing applaus yang luar biasa dari para mahasiswa dan orang tua yang hadir di acara tersebut.
"Terakhir saya ingin berterima kasih kepada kota Boston untuk pengalaman saya selama ini. Minggu depan saya akan kembali ke Indonesia, Dan mulai sekarang saat tiap kali saya melihat rasi bintang Orion di langit barat, di malam bulan Februari aku akan selalu ingat bahwa Boston di saat itu akan terselimuti salju namun akan tetap hangat karena orang-orangnya, jadi Boston terima kasih banyak hidup saya tidak sempurna tapi terima kasih pernah jadi bagian dari hidup saya. Terima kasih," tukasnya disambut standing applaus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta
-
8 Fakta Pembacokan di Bantul: Pria Tewas Saat Tidur, Polisi Duga Pelaku Dua Orang
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta