SuaraJogja.id - Habib Husein Jafar blak-blakan di depan Onadio Leonardo bahwa ia selama ini banyak dimarahi netizen gegara Deddy Corbuzier.
Pengakuan Habib Husein Jafar tersebut terselip saat membahas bab kafir di channel Youtube Onad bertajuk Journey of Religion.
Direktur Akademi Kebudayaan Islam Jakarta itu mengungkapkan bahwa gegara ngobrol bersama Deddy Corbuzier, ia beberapa kali dimarahi netizen.
"Nah sebetulnya sumber kekacauan ini asal muasalnya dari Deddy Corbuzier. Deddy Corbuzier sering memancing saya saat ngobrol dimana smart peoplenya dia belum siap menerima bahasan itu, seperti saat bahas musik haram dan teroris. Saya jadi dimarahin netizen," ungkapnya disertai gelak tawa.
Lebih jauh dalam acara ngobrol bareng Onad tersebut, Habib Husein Jafar banyak mendedahkan mengenai hal-hal seputar Islam yang selama ini kerap jadi polemik. Mulai dari bahasan musik haram hingga cap kafir yang mudah diucap orang kepada sesamanya.
Wabil khusus, Habib Husein Jafar menegaskan bahwa sebetulnya mengkafirkan orang lain itu tidak dibenarkan dalam ajaran Islam.
"Nabi bilang sembarang orang mengkafirkan orang itu akan kembali kepadanya sendiri. Jadi Kalau kau mudah mengkafirkan orang lain, maka itu akan kembali kepadamu," ucap aktivis Gerakan Islam Cinta tersebut.
Ia menyebut bahwa kafir itu bisa dimaknai dalam dua hal yakni substansi dan juga teologis.
"Karena kafir itu ada pengertian teologisnya ada pengertian substansifnya. Semua non muslim disebut kafir. Lalu apakah semua kafir harus disakiti? Tidak justru diberi kebaikan agar merasakan keindahan Islam seperti termaktub dalam Surah Al Mumtahanah ayat 78 dimana kita harus berbuat baik kepada semua makhluknya," jelasnya.
Baca Juga: Bisnis Gym Kembali Ditutup, Deddy Corbuzier Rugi Ratusan Juta Rupiah
Ia kemudian menekankan kafir itu substansi artinya menutup, orang yang tidak terbuka pikirannya itu sama dengan kafir.
"Ga open minded itu kafir. Close minded itu menular. Lu kalo ga punya strategi mengubah dia lebih baik kamu jaga jarak," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang