SuaraJogja.id - Sumbangan almarhum Akidi Tio sebesar Rp2 Triliun yang sempat bikin heboh kini berujung hoaks. Pegiat sosial media Denny Siregar pun siap dibully gegara sempat memberikan ulasan mengenai sosok yang dianggap dermawan tersebut.
Nama Akidi Tio dalam beberapa waktu belakangan jadi sorotan publik. Hal itu lantaran tersiar kabar bahwa melalui ahli warisnya akan menyumbang sebesar Rp2 Triliun untuk penanggulangan Covid-19.
Namun, kabar itu berakhir antiklimaks. Uang yang ditunggu tak kunjung cair hingga Senin (2/8/2021) kemarin. Justru sang ahli waris yakni Heriyanti dijemput polisi untuk menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumsel.
Terkini diketahui, Heriyanti telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan sumbangan Rp2 Triliun.
"Sekarang tersangka masih diperiksa, statusnya saat ini sudah tersangka karena kita sudah mengumpulkan alat bukti yang cukup, " kata Direktur Intelkam Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Ratno Kuncoro seperti dikutip dari Suara.com.
Beredarnya hoaks mengenai sumbangan Akidi Tio sebesar Rp2 Triliun itu membuat Denny Siregar turut kena getahnya. Pasalnya sebelum terkuak kabar hoaks tersebut, ia sempat mengulas mengenai sosok Akidi Tio.
Lewat kicauan yang sudah dihapus, Denny Siregar sebelumnya sempat menuliskan bahwa apa yang dilakukan keluarga Akidi Tio sangat luar biasa dan membuat iri. Mengingat sebagai minoritas mereka kerap mendapat hinaan rasis dan dicurigai.
"Buat sebagian orang yang rasis, mereka selalu dihina dicurigai bahkan difitnah karena rasnya berbeda. Tapi ketika tiba saatnya berbuat untuk nengeri apa yang mereka lakukan sungguh membuat iri. Sedangkan di sana ada yang ngaku-ngaku pribumi tapi lebih sibuk dengan penderitaan di luar negeri," kicau Denny disertai foto ahli waris Akidi Tio yang menyerahkan simbol sumbangan Rp2 Triliun bersama Kapolda Sumsel.
Merasa turut jadi korban hoaks Akidi Tio, Denny Siregar pun kemudian dalam kicauan terbarunya mengaku siap dibully.
Baca Juga: Deretan 'Prank' Gemparkan Satu Negara, Dari Blue Energy-Ratna Sarumpaet-Akidi Tio
"Iya Gua ngaku kena prank. Gua salah karena terlalu percaya. Namanya juga senang ada yang mau kasih bantuan..." tulisnya.
"Hari ini dan seminggu ke depan, gua siap menerima bullyan..Bullyan dimulai..." katanya.
Kicauan Denny Siregar itu pun segera dibanjiri komentar. Tak sedikit di antaranya yang memang memberikan komentar bully terhadapnya.
"Seorang penipu disanjung buzzerRP," tulis ghe*****
"Dia adalah saudaramu dalam menyebar hoaks...wkwkwk," kata firma****
Berita Terkait
-
Ruhut Sitompul Sebut Andi Arief Tukang Nyabu, Ini Kata Denny Siregar
-
Denny Siregar Soal Seruan Perang Lawan BuzzeRp: Gue Geli, Mereka Punya Pasukan Buzzer
-
Tanggapi Pendemo Turunkan Jokowi, Denny Siregar: Dari Dulu, Tapi Tidak Berhasil
-
PPKM Darurat Diperpanjang, Denny Siregar: Jokowi Ternyata Dengarkan Jeritan Rakyat Kecil
-
Soal Bayar Utang saat PPKM Darurat, Denny Siregar Sindir Kadrun
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY
-
Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
-
Maestro Seni Rupa Nasirun Wafat, Rencana Pameran pun Batal
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Kian Perkuat Ekonomi Kerakyatan