SuaraJogja.id - Nasib apes dialami oleh seorang pencuri kotak infaq di Gunungkidul. Gara-gara aksinya mencongkel kotak infaq di sebuah masjid dipergoki oleh warga sekitar, si pencuri harus tunggang langgang menyelamatkan diri meninggalkan sepeda motor yang sebelumnya ia kendarai.
Aksi pencurian kotak infaq tersebut terjadi di mushola Al Amin di Padukuhan Cekel, Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari, Rabu (4/7/2021) dini hari. Takmir Mushola sendiri tidak mengetahui secara pasti apakah uang di dalam kotak infaq mereka hilang atau tidak.
Seorang pemuda yang memergoki akai pencurian tersebut, Yoga Adi Nugroho, pemuda setempat yang pertama kali mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi Rabu (4/8/2021) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Saat itu Yoga masih dalam keadaan terjaga usai ronda malam.
"Saya itu masih melek. Ndak bisa tidur,"ujar Yoga, Rabu.
Baca Juga: Marak Aksi Gendam pada Lansia di Gunungkidul, 2 Hari Terakhir Pelaku Beraksi di 3 Lokasi
Ketika tengah mencoba tidur, Yoga tiba-tiba mendengar ada suara motor berhenti tak jauh dari rumahnya. Karena curiga, Yoga lantas mencoba mengintip dari balik pintu. Terlihat ada seseorang yang memarkir sepeda motor di dekat rumah Yoga.
Saat itu pelaku berjalan menuju ke mushola dekat rumah Yoga. Yoga yang curiga dengan gelagat pelaku kemudian berinisiatif memberitahukan hal tersebut kepada warga lain. Dari kejauhan terdengar suara ribut melalui microfon karena ternyata microfon mushola tersebut tidak dimatikan.
"Kebetulan microfon posisi nyala, jadi terdengar suara gemblodak dari pengeraa suara. Mungkin sedang congkel kotak infak. Orangnya kabur tapi sepeda motor ditinggal," kata Yoga Adi Nugroho, Rabu (4/7/2021).
Wargapun mulai berdatangan ke mushola tersebut untuk memastikan suara tersebut. Setelah menyadari aksinya diketahui warga, pelaku langsung melarikan diri menghilang di rerimbunan pohon belakang Mushola. Pelaku lari meninggalkan sepeda motor yang digunakan pelaku justru di tinggal.
Warga langsung melakukan pengecekan ke dalam mushola dan melihat kotak infak kondisinya dalam keadaan terbuka. Namun tidak diketahui secara pasti jumlah uang yang berhasil dibawa pelaku. Karena warga tidak mengetahui berapa jumlah uang di dalam kotak infak tersebut.
Baca Juga: Guru di Gunungkidul, Wahyana Pimpin Final Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020
Dikorfirmasi, Kapolsek Saptosari Akp Awal Mursayanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Sepeda motor yang diduga milik pelaku kini diamankan di Polsek Saptosari.
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
-
Tampang Retro, Harga Cuma Sekelas Honda BeAT: Pesona Penantang Stylo Cukup Menggoda
-
Pohon Tumbang Timpa Pengendara di Depan Kodam Makassar, 2 Korban Terluka
-
Kiat Jitu Atasi Motor Mogok Pasca Mudik, Jangan Panik Duluan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan