SuaraJogja.id - Upaya serta kerja keras seluruh lini dalam perusahaan terus dilakukan dengan selalu mengusung semangat "Connecting Happiness".
Komitmen untuk selalu mengedepankan kualitas pelayanan kepada pelanggan yang selalu disampaikan kepada seluruh karyawan oleh Presiden Direktur JNE M Feriadi Soeprapto berbuah manis di kuartal ketiga tahun ini.
Pada akhir Juli 2021 lalu, M Feriadi mendapatkan penghargaan bergengsi dari The Iconomics Indonesia Best CEO Awards Employee’s Choice kategori In Courier yang diselenggarakan melalui live streaming secara virtual Zoom.
Sebelum dipercaya memegang tampuk kepemimpinan JNE yang telah berdiri selama 31 tahun, M Feriadi Soeprapto memulai langkahnya dari posisi yang bersentuhan langsung dengan konsumen.
Pengalaman selama bertahun-tahun di posisi yang berkaitan dengan penjualan, pemasaran, dan menjadi kurir on board ke berbagai negara di dunia memberikan berbagai pelajaran berharga, sehingga sampai saat ini dipercaya untuk memimpin kurang lebih 50 ribu karyawan sebagai Presiden Direktur JNE.
"Mewakili seluruh karyawan dan manajemen JNE, kami mengucapkan terima kasih sebesar–besarnya atas penghargaan yang diberikan sebagai Indonesia Best CEO Award 2021- Employee’s Choice. Penghargaan ini menjadi pendorong semangat kami untuk terus melakukan inovasi, yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan terlebih di masa pandemi saat ini," kata M Feriadi Soeprapto, mengucapkan rasa syukur atas penghargaan istimewa ini.
JNE didirikan dengan tujuan utama agar membawa manfaat bagi banyak orang, baik internal mau pun eksternal perusahaan.
Oleh karena itu, penghargaan yang diraih ini menjadi motivasi manajemen dan karyawan untuk terus menjalankan performa kerja yang prima, dan melanjutkan komitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan bisnis, serta selalu berupaya maksimal untuk menyelenggarakan kegiatan sosial di berbagai bidang.
Sesuai dengan pesan Founding Father JNE, Almarhum Soeprapto Soeparno, untuk selalu membantu siapa pun yang mengalami kesulitan, maka di situlah JNE harus hadir untuk membantu meringankan bahkan memberikan solusi.
Baca Juga: M. Feriadi Soeprapto Dinobatkan Sebagai Best CEO Award 2021
Berbagi dan membantu sesama adalah prinsip yang ditanamkan sejak JNE didirikan tahun 1990 oleh Soeprapto Soeparno, karena keyakinan bahwa jika ekosistem tumbuh, maka JNE pun akan turut berkembang dengan baik.
Feriadi menambahkan, "Dalam menjalankan amanah kepemimpinan yang dipercayakan kepada saya, ada prinsip yang terus saya pegang teguh, yaitu berbagi. Makna dari prinsip tersebut sangat dalam, dimana maksud dari kata “berbagi” bukan hanya tentang harta, namun langkah dan daya upaya yang merupakan hasil dari kerja keras, dapat memberikan manfaat bagi kehidupan banyak orang, baik karyawan mau pun masyarakat. Di JNE, hal ini diwujudkan dengan program-program yang diselenggarakan untuk masyarakat luas yang merupakan dukungan nyata terhadap berbagai hal positif di bidang olahraga, budaya, sampai dengan program acara edukatif untuk pemberdayaan komunitas mau pun UKM."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat