SuaraJogja.id - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengaku siap menaikkan target peserta capaian vaksinasi Covid-19 di wilayahnya hingga 4 kali lipat. Menurutnya target tersebut memang sudah sejalan target yang telah ditargetkan oleh Pemkab Sleman sebelumnya.
"Kita mentargetkan akhir tahun 2021 target 70 persen kita tercapai. Untuk mencapai hal itu yang kita rancang dari kemarin adalah menaikkan jumlah target kita," tegas Kustini saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (7/8/2021).
Kustini menerangkan bahwa saat ini target peserta vaksinasi harian di Bumi Sembada sudah mencapai angka lebih kurang 5.000 orang. Bahkan angka tersebut sudah melebihi jumlah peserta vaksin Covid-19 yang ditetapkan pada daerah PPKM Level 4 yakni 2.700 orang.
Tidak hanya meningkatkan dari jumlah capaian atau target peserta vaksinasi saja. Disebutkan Kustini, fasilitas layanan kesehatan juga akan terus diperkuat lagi.
"Saat ini 25 puskesmas yang ada di Sleman setiap harinya menyelenggarakan vaksin lebih dari 200 dosis," ujarnya.
Guna terus mendorong target capaian itu terealisasi, pihaknya turut berencana untuk melibatkan mahasiswa kedokteran sebagai tenaga vaksinator tambahan.
Kustini yakin jika sejumlah rencana tersebut bisa berjalan dengan baik target vaksinasi di Kabupaten Sleman akan dapat segera tercapai.
"Jumlah tersebut juga sangat mungkin bertambah mengingat banyaknya permintaan vaksin di luar faskes setiap harinya. Artinya kita bisa memenuhi target itu," tuturnya.
Hingga saat ini cakupan vaksinasi di Kabupaten Sleman mencapai 39,7 persen. Jika dirinci lebih lanjut suntikan pada dosis pertama sudah mencapai 352.987 atau 40,2 persen. Sedangkan untuk dosis kedua sebanyak 144.491 orang atau 16,4 persen.
Baca Juga: 5 Orang Pengganda Formulir Vaksin Picu Kerumunan di Sumut Diamankan
Sebelumnya Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman untuk terus meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19. Tidak main-main ia menargetkan peningkatan bisa mencapai 4 kali lipat dari capaian sebelumnya.
"Jadi nanti ibu Bupati targetnya dinaikin 4 kali dari sekarang 2.700 (per hari) kita mau sampai bisa mungkin 15 ribu per hari," tegas Luhut saat meninjau vaksinasi di massal Gedung Setda Kabupaten Sleman, Jumat (6/8/2021).
Dengan meningkatkan target vaksinasi dalam sehari tersebut, Luhut berharap capaian secara keseluruhan juga dapat meningkat.
"Kita mau vaksin di sini (Kabupaten Sleman) bisa dapat 85 sampai 90 persen sampai September, mungkin malah 100 persen," tuturnya.
Disampaikan Luhut, melihat perkembangan vaksinasi juga harus dibarengi dengan pelaksanaan 3T (Tracing, Testing, Treatment) yang memadai. Serta tidak lupa untuk selalu disiplin dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.
"Jadi Presiden sudah memerintahkan kami untuk bulan ini dan bulan depan itu rata-rata 70 juta lebih (vaksin) perbulan akan disuntikan. Jadi Jawa dan Bali perhari hampir 2,3 juta orang harus disuntik sampai dengan September," ungkapnya.
Berita Terkait
-
5 Orang Pengganda Formulir Vaksin Picu Kerumunan di Sumut Diamankan
-
Info Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 Khusus Mitra Gojek Malang Raya, Buruan Daftar!
-
Disdik DKI Target Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun Selesai 17 Agustus Mendatang
-
Satu Kelurahan di Jakpus Wajibkan Vaksinasi Syarat Ambil Bansos, Anies: Tak Boleh Itu
-
Syarat Mudah, Vaksinasi Merdeka Optimis Target 100 Persen Warga Jakarta Terpenuhi
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur