Salah satu pekerja migas yang menjalani vaksinasi Covid-19 di SPBU Ambarketawang, Sleman, Jumat (13/8/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
Menurutnya langkah ini juga sebagai upaya bersama untuk terus memenuhi target vaksinasi di Sleman sebanyak 15 ribu per hari.
"Ini sebenarnya juga untuk membantu kita dalam percepatan vaksinasi sebanyak 15 ribu sehari," ujar Kustini.
Kustini mengakui memang target vaksinasi 15 ribu per hari itu belum tercukupi hingga saat ini. Maka dari itu pihaknya terus mendorong semua elemen masyarakat untuk percepatan vaksinasi Covid-19 di Bumi Sembada.
"Memang belum mencapai itu tapi kami terus berupaya menggerakkan semua lini. Baik itu swasta, pengusaha dan masyarakat. Begitu juga RT RW di puskesmas. Vaksin sudah ada. Tinggal kemauan masyarakat dan keterlibatan semua elemen masyarakat," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo