Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Kamis, 19 Agustus 2021 | 08:41 WIB
Pelaku pencabulan dengan ancaman sebar foto bugil diamankan di Polsek Purwosari. [Istimewa]

"Pelaku dan korban tiba sekira pukul 16.00 WIB di losmen," tambahnya.

Selanjutnya pelaku memesan kamar kepada penjaga losmen dan pelaku mendapatkan kamar nomor 2 yang berada di lantai 3 losmen tersebut. Di dalam kamar nomor 2 tersebut korban disetubuhi pelaku. Keduanya check out dari losmen  sekira pukul 17.30 WIB, kemudian pelaku dan korban berboncengan menggunakan sepeda motor untuk kembali ke obyek wisata tempat menitipkan sepeda ontel milik korban.

Namun di tengah jalan, mereka dicegat orangtua korban. Saat itu ayah korban khawatir dengan anaknya karena tidak biasanya bermain ke luar rumah lebih dari 3 jam. Ayah korban sudah mencari anaknya sejak pukul 14.00 WIB bersama rekannya yang lain. 

"Ayahnya mendapat informasi korban berboncengan dengan pelaku. Sehingga ayahnya menunggu keduanya tak jauh dari tempat korban menitipkan sepeda,"ujar dia.

Baca Juga: Usai Laksanakan Tugas, Anggota Paskibraka Gunungkidul Positif Covid-19

Orangtua korban kemudian menginterograsi pelaku. Pelaku sendiri mengakui telah melakukan pencabulan terhadap korban disertai ancaman. Setelah kejadian tersebut mereka menghubungi anggota Unit Reskrim Polsek Purwosari.

Di hadapan petugas, RM mengaku mendapatkan foto bugil korban setelah sebelumnya melancarkan bujuk rayu terhadap korban. Pelaku meminta korban untuk melakukan foto selfie bagian vitalnya.

"Nek pancen sayang ro aku cinta ro aku Pap TT" (Bila benar-benar sayang sama aku cinta sama aku kirimkan foto selfie bagian vitalmu),"ujar Mulyono membacakan pesan pelaku kepada korban melalui aplikasi whatsApp.

Lantaran dimabuk asmara, korban pun menyanggupi kemauan pelaku dan mengirimkan foto tersebut melalui aplikasi WhatsApp. 

"Foto itulah yang digunakan pelaku mengancam korban,"ungkapnya.

Baca Juga: Libur HUT RI, Petugas Gabungan Kewalahan 'Usir' Wisatawan Menuju Pantai di Gunungkidul

Kontributor : Julianto

Load More