SuaraJogja.id - Nama Muhammad Kace tak henti jadi sorotan publik. Hal tersebut tak lain lantaran isi konten YouTubenya yang dinilai menjurus pada penistaan agama Islam. Ia pun ditantang berdebat dengan ustaz Yahya Waloni.
Ide untuk mempertemukan Muhammad Kace dengan ustaz Yahya Waloni muncul dari sosok pegiat sosial media Denny Siregar.
Seperti dikutip dari Hops.id, Denny Siregar turut menyoroti mengenai pernyataan kontroversial Muhammad Kace yang menjurus pada penistaan agama Islam.
Untuk itu ia mengusulkan agar Muhammad Kace berdebat dengan ustaz Yahya Waloni untuk membahas mengenai argumennya.
“Pendapat gua sih, si Muhammad Kece gak perlu dipolisikan. Hadapin aja debat sama Yahya Waloni. Berdua. Disaksikan publik seantero raya,” kata Denny.
“Kita lihat sama2. Mana yang paling goblik diantara mereka. Biar kita bisa ketawa,” sambungnya.
Dalam kicauan lainnya, Denny juga mengatakan bahwa perdebatan antara Muhammad Kece dan Yahya Waloni disaksikan langsung oleh kepolisian untuk melerai apabila pertengkaran terjadi.
Pembawa acara CokroTV ini pun mengusulkan apabila salah satu di antara mereka kalah, maka yang bersangkutan bakal pindah ke agama lamanya.
“Kalau misalnya akhirnya Muhammad Kece jadi debat sama Yahya Waloni, disaksikan kepolisian, taruhannya gampang. Yang kalah balik lagi ke agama lama. Gimana, setuju?,” imbuhnya.
Baca Juga: Ustaz Yahya Waloni Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Faktanya
Sontak usulan dari Denny Siregar tersebut dibanjiri berbagai tanggapan dari warganet di kolom komentar.
“Waduh bang bakal di gilas ato di banting, itu mah cocoknya di ring, bakalan seru wk wk wk wk,” balas seorang warganet.
“Debat antar agama itu sering, tapi dilakukan di forum yang tertutup. Dengan tujuan saling memberikan manfaat. Debat yg tidak menghasilkan manfaat = Provokasi = Terorisme. Lebih baik debat di penjara aja, siapkan pistol, pisau, clurit, dll. Ntar lihat siapa yg menang (hidup),” tulis netizen lainnya.
“Pasti jadi lawakan terlucu di abad ini,rating tv yg menayangkan juga langsung naik, stand up comedy bakalan ga laku apalagi acara ajang pencarian bakat lamgsung amblas ratingnya..wkwkwkwk,” timpal sebuah akun.
“Yang kalah jadi ateis aja bang gimana… tapi yg ateis gue rasa pada keberatan juga ada yg model begitu gabung mereka,” imbuh pengguna lainnya.
Sampaikan kebenaran
Sementara itu, setelah mendapat desakan dan kecaman dari berbagai pihak, Muhammad Kace buka suara. YouTuber asal Jawa Barat itu mengklaim, pernyataan soal salat, kitab kuning serta Nabi Muhammad SAW tersebut dilandasi dasar yang jelas, alias bukan asal bicara apalagi sampai disebut menghina.
Dia mengaku heran dengan publik yang melaporkannya ke polisi. Alih-alih dihukum, sebagai warga negara Indonesia, dia justru meminta perlindungan aparat berwajib.
“Saya bayar pajak loh ke negara buat ASN buat bayar polisi dan TNI. Jadi, polisi dan TNI harus melindungi saya,” ujar Muhammad Kece.
Muhammad Kece memastikan, apa yang tersiar dari mulutnya merupakan suatu kebenaran. Baginya, Nabi Muhammad merupakan pengikut jin dan jauh dari Tuhan. Sehingga, dia bertanya-tanya, mengapa publik kemudian mengecam perkataannya?
“Menyampaikan kebenaran kok dikecam?” tanya dia.
Lebih jauh, Muhammad Kece mengaku tak habis pikir dengan MUI yang mengecamnya habis-habisan usai dirinya menyampaikan surat Al-jiin ayat 19 tentang hubungan Nabi Muhammad dan para jin.
Ayat tersebut berbunyi ‘Dan sesungguhnya ketika hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (melaksanakan salat), mereka (jin-jin) berdesakan mengerumuninya’.
“Ini jelas, masa enggak boleh disiarkan ke publik?” tegasnya.
Berita Terkait
-
Geram Penistaan Agama Muhammad Kace, Ustaz Yusuf Mansur: Tangkap Aja Polisi Gak Usah Mikir
-
Dikecam Lakukan Penistaan Agama, Muhammad Kace Dikabarkan Memeluk Dua Agama
-
Muhammad Kace Sebut Ajaran Muhammad Tidak Benar, Yaqut: Ini Sudah Berlebihan
-
Sebut Salat Bukan Perintah Tuhan, Menteri Yaqut Minta Polisi Tindak Muhammad Kace
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial