"Dokter nyatakan senjata tajam, kemungkinannya parang. Punya ujung agak runcing. Kalau liat dari luka korban, itu runcing mungkin agak tumpul tapi tajam. Tapi tidak tahu spesifikasinya," lanjut dia.
Deni berharap, hasil identifikasi dan mendalami DNA dan bercak darah korban dapat membantu memperjelas penanganan perkara, sedikitnya sampai 50%.
Hasil akan dicocokkan untuk selanjutnya diikuti dengan meminta keterangan si terduga pelaku, yang sebelumnya telah sempat mengerucut tadi.
Sebelumnya diberitakan, seorang remaja berusia belasan tahun, warga Kedulan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman ditemukan meninggal dunia bersimbah darah di dalam rumahnya, Rabu (28/7/20210) malam. Ia diduga menjadi korban penganiayaan yang kemudian merenggut nyawanya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Terungkap! Ini Pelaku Pembunuhan Nenek Syarifah
-
Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Mulai Terungkap
-
Terungkap, Polisi Kantongi Dua Nama Pelaku Kasus Ibu dan Anak Tewas di Bagasi Alphard
-
Pendekar Asal Nganjuk Dibunuh di Surabaya, Pelaku 5 Pemuda, Ini Motifnya...
-
Bejad! Mahasiswa Bunuh Pacarnya Yang Hamil Tua Dengan Sadis
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tuan Rumah JCWF & Munas DPP PUTRI 2026, Loman Park Hotel Dorong Sinergi Wellness-Pariwisata
-
Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender
-
Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!
-
Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia
-
BRI Hadirkan Keistimewaan Pendidikan Anak bagi Nasabah Private dan Prioritas