SuaraJogja.id - Juliari P Batubara dijatuhi vonis 12 tahun penjara atas kasus korupsi bansos Covid-19. Mantan Menteri Sosial tersebut mendapat keringanan hukuman dari Majelis Hakim lantaran telah banyak dibully.
Belakangan keputusan majelis hakim yang memberi keringanan politisi PDIP tersebut menuai kritik dari publik. Salah satunya dari dr Tirta.
Lewat unggahan di akun Instagramnya, dr Tirta melontarkan kalimat halus tapi nyelekit.
Ia menyindir agar hukuman para koruptor tak diringankan lain kali sebaiknya jangan dibully tapi dipuji.
"Jadi kalo ada kasus begini, mari kita puji karena kalo dibully bisa meringankan hukuman, Contoh "Anda pemberani! mantap jiwa. Gaskan lur. Korupsi kok dikit? 1 T kek langsung sekali basah biar totalitas brader," tulisnya.
Unggahan itupun ditanggapi beragam netizen.
"wah keren banget korupsi, sangat membantu rakyat," kata akb*****
"Ayo semangat korupsinya kakak!!! lov," tulis ci*****
"Kayak mana gak dihina itu orang udah ambil hak 200 juta lebih masyarakat," kata iam****
Baca Juga: Best 5 Oto: Toyota Gazoo Racing Suguhkan Delapan Model, dr Tirta Lelang Kawasaki KSR110
Diketahui, Juliari P Batubara dijatuhi hukuman 12 tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.
Hakim mengatakan Juliari terbukti menerima uang Rp32,4 miliar. Ia juga terbukti memerintahkan KPA bansos Corona Adi Wahyono serta PPK bansos Matheus Joko Santoso untuk mengambil fee Rp10 ribu terhadap penyedia bansos.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Okupansi Hotel Tak Maksimal saat Libur Lebaran, Wakil Wali Kota Jogja Ungkap Penyebabnya
-
Libur Lebaran Belum Habis, Kunjungan Wisata di Kabupaten Sleman Stabil Tinggi
-
Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk
-
Duh! Serbuan Pemudik ke Jogja Tak Buat Okupansi Hotel Capai Target, Penginapan IlegalJadi Sorotan
-
Pemkot Yogyakarta Jajaki Uji Coba WFH Satu Hari Sepekan, Efisiensi BBM Jadi Tolok Ukur Utama