Ilustrasi mal. (Pixabay)
Setelah di-scan berhasil dilakukan nantinya pada aplikasi akan muncul feedback dari sistemnya. Feedback itu berupa tanda warna hijau, kuning, merah.
"Begitu hijau itu lolos sudah sah. Ditunjukkan ke sekuriti kita tahu itu proses yang bener lalu masuk. Kalau Kuning mungkin harus verifikasi dulu apa yang menjadi masalah nanti diclearkan. Kalau sudah clear artinya boleh masuk kalau tidak ya tidak boleh masuk. Kalau merah udah pasti tidak boleh masuk. Prinsipnya begitu," paparnya.
Berita Terkait
-
Uji Coba Pembukaan Mall di DIY Masuk Hari Ketiga, Kunjungan Masih Landai
-
Antusiasnya Warga Solo Usai Gibran Perbolehkan Mall Beroperasi dengan Pembatasan
-
Berani Loloskan Pengunjung Berkode Merah, Mall di DIY Bakal Ditutup
-
Mall Diserbu Usai Diizinkan Gibran Buka, Karyawan: Nuwun Mas, Akhirnya Kerja Lagi
-
Disimak Baik-Baik! Cara Scan Barcode PeduliLindungi Syarat Masuk Mall
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Prabowo Rombak Buku Pelajaran karena Font Kekecilan, Dewan Pendidikan DIY Sebut Tak Urgen