SuaraJogja.id - Kecelakan maut terjadi tak jauh dari kawasan Breksi. Kecelakaan yang terjadi tepatnya di wilayah Gunungsari, Sambirejo, Prambanan, Sleman pada Jumat (3/9/2021) tersebut menewaskan lima orang.
Kapolsek Sleman Kompol Rubiyanto mengatakan bahwa kecelakaan maut tersebut adalah laka tunggal yang melibatkan truk pembawa batu. Diduga kecelakaan itu terjadi akibat dari rem blong.
"Itu laka tunggal truk membawa batu. Jadi kemungkinan karena malam supirnya tidak konsentrasi atau remnya blong akhirnya jatuh mengakibatkan penumpang yang di belakang itu meninggal dunia," ujar Rubiyanto kepada awak media.
Rubiyanto menyebut dalam satu truk tersebut terdapat 11 orang. Sementara ini lima orang sudah dinyatakan tewas di lokasi kejadian dan yang lain masih dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.
"Iya mereka di belakang itu, numpak di belakang bak itu sedangkan dia (truk) bawa batu. Sementara ini 5 yang meninggal sudah kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Garin Nugroho Singgung Peran Pemerintah: Film Laris, Ekosistemnya Timpang
-
Soal Rehabilitasi Lahan Pascabencana di Sumatra, Kemenhut Butuh Waktu Lebih dari 5 Tahun
-
Rotasi Sejumlah Pejabat Utama di Polda DIY, Ini Daftarnya
-
Sampah Organik Milik Warga Kota Jogja Kini Diambil Petugas DLH, Simak Jadwalnya
-
DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai