SuaraJogja.id - Pencurian uang kotak amal senilai jutaan rupiah terjadi di masjid Al Ikhlas, Kelurahan Sorosutan RT 12/RW 04, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Pelaku yang merupakan warga Kalibawang, Kulonprogo memanfaatkan situasi masjid yang sepi untuk melancarkan aksinya.
Kapolsek Umbulharjo Kompol Achmad Setyo Budiantoro mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Rabu (25/9/2021). Pelaku berinisial MF (27) beraksi pukul 13.30 WIB ketika warga usai melaksanakan salat Zuhur.
"Mungkin setelah warga melaksanakan salat Zuhur lalu sepi, melihat situasi sepi itu pelaku mengambil uang yang disimpan di kotak infak," terang Setyo saat konferensi pers di Mapolsek Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Kamis (9/9/2021).
Ia melanjutkan, dari pengakuan pelaku, MF mengambil uang kotak infak itu senilai Rp6,5 juta. Namun begitu polisi masih menyelidiki jumlah uang tersebut, sudah dua tahun kotak infak tidak dibuka oleh takmir masjid, yang asumsinya lebih dari Rp6,5 juta terkumpul.
"Jika dari takmir masjid memperkirakan jumlahnya lebih dari Rp6,5 juta. Jika dalam dua tahun kotak infak tidak dibuka, perkiraannya sampai Rp50 juta," terang Setyo.
Lebih lanjut, Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo Iptu Nuri Ariyanto menjelaskan bahwa peristiwa hilangnya uang jutaan rupiah di kotak infak itu diketahui takmir sekitar pukul 13.40 WIB pada hari yang sama. Selanjutnya saksi bernama Widodo melaporkan ke ketua takmir.
"Setelah takmir mengetahui ada orang mencurigakan yang terekam CCTV masjid, akhirnya membuat laporan ke polsek pada 29 Agustus lalu. Selanjutnya kami melakukan penyelidikan," ujar dia.
MF diduga merusak gembok kotak infak dengan rapi dan cepat. Pasalnya dalam rekaman CCTV, pelaku tak butuh waktu lama hingga akhirnya dapat membuka kotak infak.
"Ya seperti dirusak. Tetapi dari penyelidikan memang dilakukan secara rapi," terang Nuri.
Baca Juga: Ditangkap, Pencuri Kotak Amal Tanpa Busana di Solok Ternyata Masih Pelajar
Terungkapnya MF sebagai pelaku, lanjut Nuri berawal dari plat nomor kendaraan yang digunakannya ketika melintas di sekitar masjid.
"Dari petunjuk itu kami bekerja sama dengan Samsat untuk mengetahui pemilik motor. Hasilnya mengarah ke MF ini," terang Nuri.
Selama satu hari satu malam, jajaran Polsek Umbulharjo menemukan keberadaan pelaku yang tinggal indekos bersama istri dan satu anaknya di wilayah Nitikan, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo, Kota Jogja.
Motif pelaku melakukan pencurian tersebut karena desakan ekonomi. MF merupakan pekerja serabutan yang sebelumnya pernah menjadi driver jasa pengiriman barang.
Uang senilai Rp6,5 juta digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan juga membayar uang sewa indekos senilai Rp850 ribu.
Dari pengungkapan kasus tersebut, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buat helm hitam, jaket motif warna biru, ransel coklat yang dibawa pelaku saat melakukan aksinya.
Berita Terkait
-
Ditangkap, Pencuri Kotak Amal Tanpa Busana di Solok Ternyata Masih Pelajar
-
Heboh, Dua Remaja Pakai Celana Dalam Curi Kotak Amal Masjid
-
Maling Pakai Celana Dalam, 2 Remaja Pembobol Kotak Amal Masjid di Solok Diciduk
-
Paiman Ketahuan Colong Kotak Amal Musala, Ngakunya Terpaksa Buat Beli Obat
-
Seorang Warga Mencuri untuk Membelikan Obat Anaknya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara