SuaraJogja.id - Seorang perempuan bernama Efriyani (42) asal Dukuh Ngerni RT 003/RW 004 Bolopleret, Juwiring, Klaten hilang selama tiga bulan. Berikut ciri-ciri Efriyani sebelum dikabarkan meninggalkan rumah.
Dikabarkan sebelumnya, seorang perempuan asal Klaten hilang. Keluarga sudah melakukan upaya pencarian ke berbagai tempat namun tak membuahkan hasil. Mereka bahkan sampai mengumumkan melalui media sosial dan menyediakan imbalan Rp5 juta bagi siapa pun yang bisa menemukan perempuan tersebut dan mengantarnya sampai ke rumah.
Kasus hilangnya Efriyani itupun sudah dilaporkan ke Polsek Juwiring dan sudah ditindaklanjuti. Meski begitu hingga saat ini masih nihil.
Berdasar dari keterangan keluarga, Efriyani terakhir terlihat membawa tas selempang sebelum dikabarkan hilang.
Berikut ciri-ciri Efriyani yang dikabarkan sudah menghilang sejak tiga bulan lalu tersebut seperti dikutip dari Solopos.com.
Efriyani memiliki tinggi badan 158 cm dengan warna kulit kuning langsat. Pakaian terakhir yang dipakai Efriyani saat terakhir meninggalkan rumah sekitar tiga bulan lalu, yakni long dress warna hitam berjilbab. Saat itu, Efriyani membawa tas selempang warna putih, jaket kulit berwarna cokelat bagian depan bertuliskan Azbil.
Di samping itu, dia membawa HP bernomor 0823-2350-3311 (sudah tidak aktif) dan baju ganti (long dress merah/pink). Saat keluar rumah, Efriyani berjalan kaki. Bagi warga yang menemukan Efriyani bisa menghubungi nomor 088980178366 dan 085600888601.
Salah satu kerabat Efriyani, Rohmad, menjelaskan Efriyani memiliki masalah kejiwaan.
“Punya penyakit bipolar, semacam halusinasi kadang rasa senang berlebihan, kadang rasa sedih. Harusnya minum obat tiap hari,” jelas Rohmad.
Baca Juga: Ditemukan, Kondisi Kokpit Rimbun Air Hancur Parah
Rohmad juga membenarkan soal imbalan Rp5 juta bagi siapa pun yang bisa menemukan Efriyani.
“Tujuannya agar yang melihat saudara saya itu benar-benar menngantarnya pulang,” imbuh Rohmad.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional