SuaraJogja.id - Sempat melarang, akhirnya Gubenur DIY Sri Sultan HB X memperbolehlah bioskop di DIY dibuka. Izin diberikan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.
Namun Sultan menegaskan ada aturan-aturan yang harus dipatuhi. Hal ini sesuai Instruksi Gubernur (ingub) Nomor 27/INSTR/2021 tentang PPKM Level 3 di DIY.
"Prinsipnya [bioskop] kan boleh [dibuka] tetapi sebelumnya dibuka kita minta SOP-nya (standart procedure operational-red) dulu," ungkap Sultan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (16/09/2021).
Menurut Sultan, SOP harus benar-benar dipatuhi agar pembukaan bioskop tidak menimbulkan kerumunan. Sebab DIY sudah bekerja keras dalam menurunkan angka penularan Covid-19 selama ini
SOP yang disusun harus diajukan dan dilaporkan ke Pemda DIY. Termasuk data pengunjung yang terverifikasi aplikasi Peduli Lindungi sebagai syarat masuk bioskop.
"Diajukan dulu SOP-nya ke Pemda, nanti kan ada verifikasi, harus ada QR Code [peduli lindungi]," tandasnya.
Selain bioskop, lanjut Sultan, Pemda juga membolehkan gelaran konser musik terbatas. Pembatasan jumlah penonton juga harus dilakukan agar tidak menimbulkan kerumunan. Kegiatan yang digelar juga harus ada penanggungjawab dalam penerapan SOP yang berlaku.
Meski ada izin, Sultan berharap benar pada kehati-hatian semua pihak dalam beraktivitas supaya tren Covid-19 yang sudah landai ini tidak kembali naik.
"Karena memang [pandemi] belum selesai, jangan tergesa-gesa, sabar [dulu]. Asal progresnya jelas bahwa ada keterbatasan [mobilitas], konser bisa diatur jaraknya, [penonton] yang datang harus swab," ungkapnya.
Baca Juga: Bioskop di Jakarta Mulai Dibuka, 100 Tiket di CGV Central Park Terjual
Secara terpisah Chief Marcomm Plaza Ambarrukmo , Indra Gunawan membenarkan bioskop XX1 di mall tersebut sudah mulai beroperasi Kamis ini. Mall ini membuka 3 studio dan 1 studio premiere.
”Karena sudah ada ingubnya maka kami saat ini sudah membuka bioskop xx1," jelasnya.
Indra menyebutkan, sesuai aturan Pemda, Amplaz hanya membuka 50 persen kapasitas di bioskop. Pengelola juga tidak menjual makanan dan minuman didalam bioskop.
"Untuk masuk harus pakai scan barcode Peduli Lindungi yang berada di pintu masuk XXI. Jadi dua kali scan, yang pertama masuk mall, kemudian lock out dan scan lagi saat di depan pintu masuk bioskop," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
Bioskop di Jakarta Mulai Dibuka, 100 Tiket di CGV Central Park Terjual
-
Hari Pertama Pembukaan Bioskop CGV Central Park, 100 Tiket Terjual
-
Hore! Bioskop Pekanbaru Sudah Dibuka, Ini Syarat Bagi Penonton
-
Hore!!! Mulai Kembali Dibuka, Bioskop Jakarta Siap Tayangkan Film-film Bagus
-
Bioskop di Jakarta Kembali Buka
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar