SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo menyiapkan puluhan ribu dosis vaksin Covid-19 jenis Moderna bagi masyarakat umum. Hal ini dilakukan untuk mempercepat terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok di wilayahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo Sri Budi Utami menuturkan, sebenarnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 menggunakan jenis vaksin moderna kepada masyarakat umum sudah dilakukan sejak Sabtu (18/9/2021) lalu.
"Jadi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan Moderna bagi masyarakat umum telah dilakukan di RSUD Wates, setidaknya sudah 200 masyarakat umum telah menerima vaksinasi itu," kata kata Sri Budi saat dikonfirmasi awak media, Senin (20/9/2021).
Sri Budi menyebut penggunakan vaksin jenis Moderna di Bumi Binangun akan mulai diterus digencarkan penggunaannya. Pasalnya Kulon Progo sendiri menyiapkan sebanyak 15 ribu dosis vaksin Moderna dengan sasaran masyarakat umum.
Ia menjelaskan bahwa pada dasarnya penggunaan vaksin Moderna itu tetap sama dengan beberapa jenis vaksin lainnya. Termasuk dengan dua kali suntikan yang harus diberikan.
"Kalau mekanisme penggunaan vaksin Moderna juga hampir sama dengan vaksin Covid-19 varian lainnya ya. Dosis yang digunakan sebanyak dua kali dan tenggat waktu antara dosis pertama dan kedua adalah sekitar empat Minggu," terangnya.
Disampaikan Sri Budi, pihaknya masih akan terus melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang menerima vaksinasi Moderna. Khususnya terkait dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang mungkin saja muncul.
Namun sejauh ini, kata Sri Budi, tidak ada KIPI serius yang ditemukan oleh Dinkes Kulon Progo kepada masyarakat umum setelah menerima suntikan vaksin Moderna.
"Secara mekanisme pengawasan itu sama dengan vaksin Covid-19 jenis lainnya. Pengawasan KIPI tetap kita lakukan secara ketat. Alhamdulillah, berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh Dinkes Kulon Progo tidak ada KIPI serius," ujarnya.
Baca Juga: Studi: Pria Lebih Berisiko Alami Infeksi Virus Corona Parah Meski Sudah Vaksinasi
Jika melihat data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, hingga saat ini total capian vaksinasi Covid-19 dosis pertama telah mencapai 235.420 orang atau sekitar 68,69 persen. Sedangkan, untuk dosis kedua baru mencapai 103.445 orang atau sekitar 30,19 persen.
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo Baning Rahayujati mengungkapkan bahwa secara keseluruhan target vaksinasi di Bumi Binangun adalah 342.720 orang.
Saat ini berbagai upaya masih terus dilakukan untuk mencapai percepatan kekebalan bersama tersebut. Termasuk salah satunya dengan menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 di tingkat kalurahan hingga kapanewon.
Ia mengimbau masyarakat agar terus aktif mencari informasi terkait dengan vaksinasi Covid-19, termasuk juga segera mendaftarkan diri bagi yang belum menerima vaksinasi sama sekali.
"Bagi masyarakat di wilayah kabupaten Kulon Progo yang belum menerima vaksin Covid-19, harapannya terus mendaftarkan diri untuk menerima suntikan vaksin Covid-19 agar herd immunity atau kekebalan kelompok mampu dicapai oleh Kabupaten Kulon Progo. Resiko terpapar Covid-19 juga bisa diminimalisir," ucap Baning.
Berita Terkait
-
Studi: Pria Lebih Berisiko Alami Infeksi Virus Corona Parah Meski Sudah Vaksinasi
-
Ahli Temukan Efek Samping Tak Biasa dari Suntikan Ketiga Vaksin Pfizer, Apa Itu?
-
Promosikan Pariwisata, Dispar Kulon Progo Gandeng Bupati hingga Dinkes Main Film
-
CDC: Vaksin Covid-19 Paling Efektif Adalah Moderna
-
Perhatian, Masuk Polda Harus Sudah Divaksin Covid-19
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat