SuaraJogja.id - Yustina Sudiyem, perempuan berumur 79 tahun ini, meregang nyawa di ruas Jalan Bedoyo-Semanu yang melintas perkampungan tempat dirinya tinggal di Pedukuhan Kalangbangi Kulon, Kalurahan Ngeposari, Kapanewon Semanu Gunungkidul, Senin (20/9/2021) pagi.
Tragisnya, nenek yang sudah renta ini meninggal usai tertabrak Honda Astrea Grand bernomor polisi AB 3151 VW yang dikendarai tetangganya sendiri, Gunawan (45). Mbah Sudiyem meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka yang dideritanya cukup parah.
Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan tersebut itu terjadi sekitar pukul 06.45 WIB. Saat itu sepeda motor yang dikendarai Gunawan melaju dari arah barat (Wonosari) menuju ke arah timur (Bedoyo).
Sesampainya di lokasi kejadian pada jalan lurus, tiba - tiba mbah Sudiyem menyeberang. Saat itu Mbah Sadiyem menyeberang tanpa memberi tanda terlebih dahulu.
Karena jarak terlalu dekat dan tidak cukup ruang untuk menghindar, motor tersebut akhirnya menabrak pejalan kaki tersebut. Mbah Sadiyem langsung terkapar bersimbah darah. Sudiyem meninggal dunia di lokasi kejadian karena mengalami luka parah pada bagian kepala.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Martinus mengatakan, laka lantas tersebut saat ini sudah ditangani oleh jajarannya. Barang bukti berupa sepeda motor kini telah diamankan oleh petugas. Ia menduga kecelakaan tersebut karena Mbah Sudiyem kurang berhati-hati ketika menyeberang mengingat sudah renta.
"Saya himbau kepada pengguna jalan untuk senantiasa berhati - hati dan mengutamakan keselamatan," ujar dia.
Kontributor : Julianto
Baca Juga: Polisi di Medan Tewas Usai Senggolan dengan Betor
Berita Terkait
-
Polisi di Medan Tewas Usai Senggolan dengan Betor
-
Putri Pilot Pesawat Rimbun Air Kapten Mirza: Ayah Pergi Sebelum Saya Menikah
-
Pria Asal Gunungkidul Ditangkap Polisi, Hendak Maling Motor di Lokasi yang Sama
-
Tragedi Libur Musim Gugur di China, Kecelakaan Kapal Tewaskan 9 Orang
-
Kecelakaan Maut Truk Tangki Vs Minibus di Sumut, 1 Orang Tewas
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP
-
BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026
-
Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong
-
BRI Terus Lakukan Buyback Saham, Fundamental Perseroan Jadi Penopang Pertumbuhan
-
JPW Desak Ketegasan Polda DIY Tindak Parkir Liar Selama Operasi Patuh Progo 2026